Sandiaga: Harus Ada Persepsi yang Sama, Blok F Bukan Tempat Jin Buang Anak

Kompas.com - 21/04/2018, 11:04 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana merelokasi sementara pedagang Blok G Pasar Tanah Abang ke parkiran Blok F. Relokasi para pedagang dilakukan dalam rangka revitalisasi Pasar Blok G, Kamis (19/4/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana merelokasi sementara pedagang Blok G Pasar Tanah Abang ke parkiran Blok F. Relokasi para pedagang dilakukan dalam rangka revitalisasi Pasar Blok G, Kamis (19/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, tempat relokasi pedagang Pasar Blok G di Blok F Tanah Abang, Jakarta Pusat, tidak seburuk yang dikira.

Dia ingin pedagang memahami terlebih dahulu konsep penataannya di lahan parkir Pasar Blok F tersebut.

"Jadi harus ada pengertian yang sama, persepsi yang sama, supaya mereka tahu bahwa ini (Blok F) bukan tempat jin buang anak," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2018).

Baca juga: Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Sandiaga mengatakan, PD Pasar Jaya memang belum tuntas melakukan sosialisasi. Pedagang belum paham apa yang akan dibuat pemerintah di tempat relokasi.

Ia mengatakan, dia juga berasal dari dunia usaha.

Dia paham tempat mana yang jarang dilewati pengunjung.

Baca juga: Blok F Tempat Jin Buang Anak, Enggak Ada yang Mau Datang ke Sana...

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018).
Pemprov DKI sudah memikirkan bagaimana caranya agar tempat penampungan sementara mereka nantinya bisa ramai.

"Skybridge-nya nanti kami koneksikan ke situ, itu memastikan di sana ada flow. Karena saya dari dunia usaha, saya tahu kalau tempat jin buang anak di sana, mereka akan turun ke jalan lagi," katanya. 

Sebelumnya, sejumlah pedagang mempertanyakan rencana Sandiaga merelokasi sementara seluruh pedagang Blok G ke lahan parkir di Blok F.

Baca juga: Pedagang Blok G Akan Direlokasi ke Lahan Parkir Blok F Tanah Abang

Salah satu pedagang Blok G Ari mengaku mendengar informasi akan direlokasi ke parkiran Blok F di lantai 5.

Ari mengatakan, lokasi parkiran itu tidak akan disambangi pembeli.

"Itu sih tempat jin buang anak. Di sini saja (Blok G) yang lokasinya dekat jalan dan di lantai 2, enggak ada yang mau datang dan beli di sana," ujar Ari saat ditemui Kompas.com di Blok G Tanah Abang.

Kompas TV Wagub DKI Sandiaga Uno berjanji, penerbitan Pergub ini akan jadi lembaran baru bagi warga DKI Jakarta.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

Megapolitan
Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Megapolitan
Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Megapolitan
Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Megapolitan
Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Megapolitan
Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Megapolitan
Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Megapolitan
Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Megapolitan
Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Megapolitan
M Taufik: Dibobol Anggota Satpol PP, Sistem Bank DKI Keliru

M Taufik: Dibobol Anggota Satpol PP, Sistem Bank DKI Keliru

Megapolitan
Kasatpol PP DKI Pertanyakan Sistem Salah Satu Bank yang Dibobol Anak Buahnya

Kasatpol PP DKI Pertanyakan Sistem Salah Satu Bank yang Dibobol Anak Buahnya

Megapolitan
Kantor Kemalingan, Katadata Minta Tanggung Jawab Pengelola Kantor

Kantor Kemalingan, Katadata Minta Tanggung Jawab Pengelola Kantor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X