Pantau Aksi Solidaritas Baitul Maqdis, Kapolda Metro Jaya Pakai Syal Palestina

Kompas.com - 11/05/2018, 12:43 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis memberikan pernyataan kepada wartawan terkait Aksi Solidaritas Baitul Maqdis, Jumat (11/5/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis memberikan pernyataan kepada wartawan terkait Aksi Solidaritas Baitul Maqdis, Jumat (11/5/2018).
|

JAKARTA, KOMPASM.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis memantau langsung pelaksanaan Aksi Solidaritas Baitul Maqdis di Lapangan Monumen Nasional, Jumat (11/5/2018).

Dalam kunjungannya, Idham mengenakan syal berornamen bendera Palestina. Ia mengatakan, hal itu dilakukannya untuk berbaur dengan peserta aksi.

"Saya sengaja pakai sorban, seluruh pasukan anggota, termasuk TNI ingin memberi gambaran bahwa Pemerintah Indonesia juga empati terhadap Palestina," kata Idham kepada wartawan.

Baca juga : Massa Aksi Solidaritas Baitul Maqdis Penuhi Lapangan Monas

Sambil berseloroh, ia mengatakan bahwa sekali-kali ingin menggunakan syal yang menurutnya bagus untuk dipakai. "Dan bagus kan sekali-kali pakai syal ini, bagus kan? Keren ya," katanya.

Aksi Solidaritas Baitul Maqdis digelar untuk menyoroti konflik antara Palestina dan Israel yang berakar pada perebutan bangunan suci atau Baitul Maqdis di Yerusalem.

Baca juga : Sandiaga Naik Sepeda Sambil Pantau Aksi Solidaritas Baitul Maqdis

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ada ratusan ribu peserta yang diperkirakan hadir dalam aksi tersebut.

Adapun 35.000 personel gabungan TNI-Polri akan diterjunkan mengamankan aksi. Sejumlah ruas jalan di kawasan Monas juga ditutup.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Megapolitan
Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Megapolitan
KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Megapolitan
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Megapolitan
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Megapolitan
Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Megapolitan
Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Megapolitan
Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Megapolitan
Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Megapolitan
Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Megapolitan
Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Megapolitan
PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

Megapolitan
Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X