Seorang Terduga Teroris yang Ditangkap di Tangerang adalah Penjahit - Kompas.com

Seorang Terduga Teroris yang Ditangkap di Tangerang adalah Penjahit

Kompas.com - 16/05/2018, 15:42 WIB
Kondisi di depan rumah tersangka teroris di Jalan Jalan Gempol, Kunciran, Pinang, Tangerang Kota, Rabu (16/5/2018).KOMPASTV Kondisi di depan rumah tersangka teroris di Jalan Jalan Gempol, Kunciran, Pinang, Tangerang Kota, Rabu (16/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang terduga teroris yang ditangkap di Tangerang, Banten, pada Rabu (16/5/2018) merupakan seorang penjahit.

Hal ini diungkapkan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan.

"Iya, penjahit, (yang ditangkap) di tempat kejadian perkara (TKP) pertama. Semua (terduga teroris) dibawa densus, diamankan di Polres (Tangerang Kota)," ujar Harry saat dihubungi, Rabu.

Baca juga: Polisi Tak Temukan Bahan Peledak di Lokasi Penangkapan 3 Terduga Teroris di Tangerang


Lokasi penangkapan pertama berada di RT 004 RW 002 Jalan Gempol Raya, Kunciran, Kota Tangerang.

Meski demikian, Harry tidak menyebutkan identitas pria tersebut.

"(Pria tersebut) enam bulan lalu mengontrak rumah tersebut. Ini perkampungan padat penduduk. Ada dua lelaki yang diamankan (di TKP pertama)," katanya.

Baca juga: 1 Wanita Diamankan Saat Penangkapan 3 Pria Terduga Teroris di Tangerang

Ia mengatakan, saat penggerebekan dilakukan, polisi menemukan sejumlah bahan pakaian dan alat-alat konfeksi.

Harry mengatakan, pihaknya tidak menemukan bahan peledak di dua lokasi penangkapan tiga terduga teroris tersebut.

Ia pun menepis isu yang beredar mengenai suara bom yang terdengar saat penangkapan ketiga terduga teroris dilakukan.


Terkini Lainnya

Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Megapolitan
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Megapolitan
KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

Nasional
Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Nasional
SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Regional
PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

Megapolitan

Close Ads X