Go-Jek Laporkan Penyebar Hoaks Makanan Go-Food Diracun Anggota ISIS

Kompas.com - 17/05/2018, 19:25 WIB
Manajemen Go-Jek, melalui akun Twitter-nya, @gojekindonesia, menyatakan pesan berantai bahwa makanan yang diorder via Go-Food diracun adalah hoaks. Twitter @gojekindonesiaManajemen Go-Jek, melalui akun Twitter-nya, @gojekindonesia, menyatakan pesan berantai bahwa makanan yang diorder via Go-Food diracun adalah hoaks.

JAKARTA, KOMPAS.com - Vice President Corporate Communications Go-Jek Michael Say mengatakan, pihaknya telah melaporkan informasi yang beredar terkait isu yang menyebut mitra Go-Jek telah disusupi teroris ISIS ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Yang jelas (informasi tersebut) hoaks. Hari ini kami telah melaporkan secara resmi ke Dirkrimsus Polda Metro Jaya terkait informasi hoaks yang tersebar di media sosial," ujar Michael saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (17/5/2018).

Michael mengatakan, beredarnya isu tersebut sangat merugikan mitra pengemudi Go-Jek.

Baca juga: [HOAKS] Makanan yang Dipesan via Go-Food Diracun

Pelaporan itu, kata dia, sebagai bentuk perlindungan Go-Jek kepada para pengemudi. 

Michael meminta warga tidak ikut menyebarluaskan informasi tersebut.

Pihaknya juga berharap polisi dapat segera menangkap pelaku penyebaran informasi hoaks tersebut.

Baca juga: Pesan Berantai Makanan yang Dipesan via Go-Food Diracun Hoaks

"Sebab ini menyangkut kesejahteraan mitra kami. Kami harus melindungi mitra kami yang bekerja keras melayani pelanggan dan menafkahi keluarganya," kata Michael.

Dari bidik layar percakapan yang tersebar di media sosial menyebutkan ada anggota ISIS yang menjadi pengemudi Go-Jek dan telah meracuni seorang warga melalui makanan yang dipesan melalui aplikasi Go-Food.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Kebakaran di Kebayoran Lama, 1 Korban Tewas karena Terkunci di Rumah

Fakta Kebakaran di Kebayoran Lama, 1 Korban Tewas karena Terkunci di Rumah

Megapolitan
Siapkah Bandara Soekarno-Hatta Cegah Virus Corona Hanya dengan 1 Kapsul Transport?

Siapkah Bandara Soekarno-Hatta Cegah Virus Corona Hanya dengan 1 Kapsul Transport?

Megapolitan
Pemkot Bogor dan Gojek Sepakat Bangun Shelter di Seputar Stasiun Bogor

Pemkot Bogor dan Gojek Sepakat Bangun Shelter di Seputar Stasiun Bogor

Megapolitan
162 Warga Jadi Korban Kebakaran di Kebayoran Lama

162 Warga Jadi Korban Kebakaran di Kebayoran Lama

Megapolitan
Usai Diselamatkan, Wanita yang Mau Bunuh Diri di JPO Sempat Benturkan Kepalanya

Usai Diselamatkan, Wanita yang Mau Bunuh Diri di JPO Sempat Benturkan Kepalanya

Megapolitan
Donny Saragih Juga Pernah Dilaporkan Kasus Penggelapan dan Penipuan ke Polda Metro Jaya

Donny Saragih Juga Pernah Dilaporkan Kasus Penggelapan dan Penipuan ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Ini Informasi Terbaru Terkait Sistem ETLE untuk Pengendara Motor

Ini Informasi Terbaru Terkait Sistem ETLE untuk Pengendara Motor

Megapolitan
Psikolog Ungkap Pelaku Eksibisionisme Senang jika Divideokan Korbannya

Psikolog Ungkap Pelaku Eksibisionisme Senang jika Divideokan Korbannya

Megapolitan
Begal di Bawah Umur Diduga Berkomplot dengan Pembegal Tentara di Bekasi

Begal di Bawah Umur Diduga Berkomplot dengan Pembegal Tentara di Bekasi

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

BMKG: Jakarta Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Muncul King of The King di Tangerang | Alasan Batalnya Donny Saragih Jadi Bos Transjakarta

[POPULER JABODETABEK] Muncul King of The King di Tangerang | Alasan Batalnya Donny Saragih Jadi Bos Transjakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

Megapolitan
Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ketua DPRD DKI Sindir Uji Kelayakan Pemprov DKI

Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ketua DPRD DKI Sindir Uji Kelayakan Pemprov DKI

Megapolitan
Terpeleset ke Waduk Giri Kencana, Bocah di Cilangkap Tewas Tenggelam

Terpeleset ke Waduk Giri Kencana, Bocah di Cilangkap Tewas Tenggelam

Megapolitan
Perempuan Muda Mau Lompat dari Atas JPO Antasari, Warga Ramai-ramai Menggagalkan

Perempuan Muda Mau Lompat dari Atas JPO Antasari, Warga Ramai-ramai Menggagalkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X