[HOAKS] Makanan yang Dipesan via Go-Food Diracun - Kompas.com

[HOAKS] Makanan yang Dipesan via Go-Food Diracun

Kompas.com - 17/05/2018, 15:38 WIB
Ilustrasi hoaks.Thinkstock Ilustrasi hoaks.
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesan berantai yang menyebutkan bahwa makanan yang dipesan via layanan Go-Jek, Go-Food, diracun tidak benar alias hoaks. Baik pihak Go-Jek maupun kepolisian mengonfirmasi, pesan berantai tersebut tidak benar.


Narasi yang beredar

Pesan berantai tersebut banyak beredar di media sosial terutama WhatsApp. Seperti ini pesan yang beredar:

"Moms...untuk sementara jgn pesen makan lewat gofood dl krn anggota isis itu skrg jd gojek..jd mknan diracunin...tmn sy sdh kena dan skrg dibawa ke rs.."


Seperti ini bidik layar yang beredar di percakapan WhatsApp:

Manajemen Go-Jek, melalui akun Twitter-nya, @gojekindonesia, menyatakan pesan berantai bahwa makanan yang diorder via Go-Food diracun adalah hoaks.Twitter @gojekindonesia Manajemen Go-Jek, melalui akun Twitter-nya, @gojekindonesia, menyatakan pesan berantai bahwa makanan yang diorder via Go-Food diracun adalah hoaks.
Penelusuran dan verifikasi

Konfirmasi mengenai informasi ini adalah hoaks didapatkan dari akun Twitter resmi Go-Jek, @gojekindonesia.

"Go-Jek Indonesia mengecam tindakan penyebaran hoax seputar layanan kami karena sangat merugikan mitra UMKM dan driver yang jujur dan bekerja keras," demikian bunyi twit @gojekindonesia.

Pihak kepolisian juga menyatakan informasi tersebut haoks. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto juga menyatakan bahwa pesan ini hoaks. " Hoaks itu!" kata Setyo, seperti dikutip dari tribunnews.com. 

Baca selengkapnya penelusuran Kompas.com:
Pesan Berantai Makanan yang Dipesan via Go-Food Diracun Hoaks


HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain

Terkini Lainnya

AS dan Inggris Gelar Latihan Gabungan di Laut China Selatan

AS dan Inggris Gelar Latihan Gabungan di Laut China Selatan

Internasional
Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Megapolitan
Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Megapolitan
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Megapolitan
KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

Nasional
Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Nasional
SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional

Close Ads X