2 Siswa di Tangerang Diamankan karena Palak Sopir untuk Beli Miras - Kompas.com

2 Siswa di Tangerang Diamankan karena Palak Sopir untuk Beli Miras

Kompas.com - 18/05/2018, 21:44 WIB
Ilustrasi Miras OplosanTOTO SIHONO Ilustrasi Miras Oplosan

JAKARTA, KOMPAS.com - Satpol PP Kota Tangerang mengamankan GL dan FK, anak-anak yang kerap memalak sopir angkut sayur di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kamis (17/5/2018).

"Hasil memeras sopir itu dipakai untuk membeli minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kegiatan seperti preman itu dilakukan rutin setiap malam," kata Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli, Jumat (18/5/2018).

Keduanya masih duduk di bangku sekolah.

Baca juga: Triwisaksana: Lepas Saham PT Delta Djakarta, DKI Lebih Mudah Kontrol Peredaran Miras


GL adalah murid SD, sedangkan FK murid SMP.

Satpol PP turut mengamankan empat orang dewasa lainnya. 

"GL ini sudah terpengaruh pergaulan yang salah. Dia bukan karena (faktor) ekonomi, tetapi karena diajak sejumlah temannya yang berusia jauh di atasnya," ujarnya. 

Baca juga: DKI Lepas Saham PT Delta, Anggota Fraksi Gerindra Khawatir Wewenang Kontrol Miras Hilang

Ia menambahkan, FK tidak hanya memalak, tetapi juga konsumen minuman keras.

"FK juga terindikasi mengonsumsi minuman keras jenis oplosan," kata Gufron. 

Ia mengatakan, anak-anak yang ditangkap dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh minuman keras. 

Baca juga: Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Modus Baru Peredaran Miras

"Mereka mengaku kalau tidak (minum) minuman keras, mereka tidak berani memalak para sopir sayuran. Dari pengakuan yang kami dapatkan, mereka juga terindikasi masih dalam pengaruh alkohol saat kami amankan," ucapnya. 


Terkini Lainnya

KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

Nasional
Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Nasional
SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Regional
PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

Megapolitan
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Megapolitan

Close Ads X