Kebakaran di JIExpo, Gubernur DKI Pastikan PRJ Tetap Aman Dikunjungi Warga

Kompas.com - 06/06/2018, 10:50 WIB
Asap putih membubung dari lokasi kebakaran di kompleks JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARAsap putih membubung dari lokasi kebakaran di kompleks JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pekan Raya Jakarta (PRJ) di kawasan JIExpo Kemayoran tetap aman untuk dikunjungi. Selasa (5/6/2018), salah satu gedung di kawasan JIExpo mengalami kebakaran.

"Saya rasa masih aman," ujar Anies di Terminal Pulogebang, Rabu (6/6/2018).

Anies mengatakan, kebakaran yang terjadi kemarin bisa tertangani dengan baik. Namun dia tetap meminta ada investigasi untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Dia mengimbau kepada PT JIExpo untuk lebih berhati-hati. Jangan sampai kebakaran kembali melanda gedung yang ada di kawasan JIExpo.

Baca juga: Pemprov DKI Minta Penyebab Kebakaran di JIExpo Diinvestigasi

"Kita minta kepada PT Jakarta International Expo untuk lebih berhati-hati dalam mengelola," kata dia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sendiri juga berharap insiden kebakaran di JIExpo Kemayoran tak menurunkan minat masyarakat mengunjungi Jakarta Fair. Sandiaga mengatakan, Jakarta Fair amat penting dalam menggerakkan roda perekonomian Ibu Kota.

"Harapan kita dari kejadian hari ini tidak mengakibatkan adanya jumlah pengunjung yang menurun atau jumlah omset yang menurun juga yang kita harapkan akan menopang perekonomian DKI dan membuka lapangan kerja," kata Sandiaga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X