Jelang Asian Games, Penurunan Polusi Udara di Jakarta Belum Stabil

Kompas.com - 29/07/2018, 11:58 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sekretaris Daerah Saefullah di Lapangan Silang Monas Selatan, Rabu (25/7/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sekretaris Daerah Saefullah di Lapangan Silang Monas Selatan, Rabu (25/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, penurunan polusi udara di Jakarta belum stabil menjelang Asian Games 2018. Padahal, uji coba perluasan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan pelat nomor ganjil dan genap sudah dilakukan.

"Salah satu yang dilakukan sebetulnya kemarin dengan kebijakan ganjil genap untuk pengurangan (polusi), tapi kita lihat kemarin hasilnya masih plus minus. Ada hari di mana itu (polusi) turun, ada hari di mana itu naik," ujar Anies di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (29/7/2018).

Anies menyebut Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi kebijakan untuk menurunkan polusi udara selama gelaran Asian Games 2018.

Baca juga: GOR Bulungan Dipakai Asian Games, Diperkirakan 4 Sekolah Akan Diliburkan


Anies juga akan memikirkan solusi jangka pendek untuk menurunkan polusi udara jelang Asian Games. Dia akan mengundang beberapa pakar lingkungan hidup untuk membahas solusi jangka pendek tersebut.

"Awal minggu depan akan bicara tentang hal-hal apa yang perlu kita lakukan yang sifatnya khusus untuk persiapan Asian Games. Karena kalau ini penyelesaiannya kan jangka panjang ya, sekarang kita butuhkan jangka pendeknya," kata Anies.

Adapun hasil pantauan kualitas udara di Stasiun DKI 1 Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pasca-uji coba ganjil genap beberapa waktu lalu, konsentrasi CO menurun 1,7 persen, konsentrasi NO turun 14,7 persen, dan konsentrasi HC turun 1,37 persen.

Baca juga: Gubernur Sumsel Jamin Asian Games Tak Diganggu Kabut Asap

Kemudian, hasil pantauan di Stasiun DKI 2 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menunjukkan adanya penurunan konsentrasi CO sebesar 1,15 persen, konsentrasi NO turun 7,03 persen, dan NO2 turun sebesar 2,01 persen.

Sementara itu, konsentrasi CO terpantau menurun 1,12 persen dan NO sebesar 7,46 persen di Stasiun DKI 4 Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X