Arus Lalu lintas Padat, Petugas Tak Akan Seberangkan 1-2 Orang di "Pelican Crossing"

Kompas.com - 30/07/2018, 14:44 WIB
Warga sudah bisa menyebrang di pelican crossing Bundaran HI, Senin (30/7/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Warga sudah bisa menyebrang di pelican crossing Bundaran HI, Senin (30/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mulai mengatur kendali alur penyeberangan warga di pelican crossing, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018).

Nova, salah satu petugas dishub DKI Jakarta yang membantu penyeberangan warga mengatakan, pihaknya akan menunggu banyak pejalan kaki terlebih dahulu sebelum membantu menyeberangkan jalan jika arus lalu lintas padat.

"Jadi kalau (jalanan) lagi macet banget, kami banyakin dulu (orang) yang mau nyeberang, kalau cuma satu atau dua orang enggak kami seberangkan, biar enggak ganggu arus lalu lintas. Ketika sudah banyak (orang) yang mau nyeberang baru kami seberangkan," kata Nova kepada Kompas.com, Senin. 

Baca juga: Rambu Pelican Crossing Bundaran HI Sudah Berfungsi, Pengendara Diminta Tak Terobos jalan

Ia mengatakan, kendali penyeberangan di pelican crossing diatur sepenuhnya oleh petugas dishub agar arus lalu lintas berjalan lancar.

"Kendali kami pegang sepenuhnya, supaya arus lalu lintas di sini (Jalan MH Thamrin) juga lancar," ujarnya. 

Dalam menjaga pelican crossing, petugas lebih mengutamakan kelancaran arus lalu lintas di Jalan MH Thamrin.

Baca juga: Petugas Dishub Bantu Warga Menyeberang di Pelican Crossing Thamrin 24 Jam

Adapun pelican crossing sebagai dampak akan dirobohkannya jembatan penyeberangan orang (JPO) Bundaran HI. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap JPO tersebut menghalangi Patung Selamat Datang.

Pelican crossing dipasang di depan Halte Plaza Indonesia untuk warga yang hendak menyeberang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X