Pemkot Jakbar Larang Penjualan Hewan Kurban di Trotoar

Kompas.com - 09/08/2018, 17:24 WIB
Pedagang kambing menjajakkan hewan kurban di trotoar Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2017). Meskipun telah dilarang oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk berjualan hewan kurban di atas trotoar, sejumlah pedagang masih terlihat menjajakannya di pinggir jalan dengan harga bervariasi mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 8 juta. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPedagang kambing menjajakkan hewan kurban di trotoar Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2017). Meskipun telah dilarang oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk berjualan hewan kurban di atas trotoar, sejumlah pedagang masih terlihat menjajakannya di pinggir jalan dengan harga bervariasi mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 8 juta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang hari raya Idul Adha 1439 H, Pemerintah Kota Jakarta Barat menyosialisasikan para penjual hewan kurban agar tidak berjualan di trotoar.

Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat menegaskan jajarannya tidak segan menindak tegas para pedagang ang masih nekat berjualan di trotoar.

"Disampaikan lagi jangan jualan hewan kurban di trotoar. Kalau masih nekat, kami terpaksa akan mendorong mereka mundur agak ke dalam menjauh dari trotorar," ujar Tamo saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/8/2018).

Baca juga: Dekat Venue Berkuda, 5 Rumah Ibadah di Kelapa Gading Pindahkan Pemotongan Hewan Kurban

Tamo mengatakan, sosialisasi telah disampaikan kepada para lurah untuk diteruskan kepada para penjual hewan kurban.

Namun, pihaknya belum menerima laporan terkait penjualan hewan kurban di trotoar.

"Jakarta Barat, kan, enggak ramai penjualnya, biasanya (penjualan hewan kurban) di sepanjang trotoar Jalan Daan Mogot arah Tangerang. Sampai sekarang belum ada laporan," kata Tamo.

Baca juga: Cegah Antraks, Belilah Hewan Kurban yang Sudah Diberi Kalung Sehat

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menginstruksikan para wali kota untuk mengatur lapak-lapak hewan kurban.

Dia meminta lapak tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas dan pejalan kaki.

"Saya akan instruksikan para wali kota untuk merapikan, memastikan bahwa mereka menggunakan tempat-tempat yang tidak mengganggu lalu lintas dan tidak mengganggu pejalan kaki," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MRT Jakarta Tak Layani Pembelian Single Trip Ticket, Berikut Cara Pembelian Tiket Online

MRT Jakarta Tak Layani Pembelian Single Trip Ticket, Berikut Cara Pembelian Tiket Online

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Duren Sawit

Polisi Tangkap 3 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Duren Sawit

Megapolitan
Pergub Anies: Ganjil Genap bagi Pemotor hingga Antisipasi Gelombang Kedua Kasus Covid-19

Pergub Anies: Ganjil Genap bagi Pemotor hingga Antisipasi Gelombang Kedua Kasus Covid-19

Megapolitan
Mal Jakarta Buka 15 Juni, Bioskop, Karaoke, hingga Arena Permainan Anak Belum Beroperasi

Mal Jakarta Buka 15 Juni, Bioskop, Karaoke, hingga Arena Permainan Anak Belum Beroperasi

Megapolitan
APPBI: Semua Mal di Jakarta Beroperasi Mulai 15 Juni 2020

APPBI: Semua Mal di Jakarta Beroperasi Mulai 15 Juni 2020

Megapolitan
BMKG: Tangerang, Depok, dan Sebagian Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Tangerang, Depok, dan Sebagian Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Mulai Senin, Headway MRT Saat Jam Sibuk adalah 5 Menit

Mulai Senin, Headway MRT Saat Jam Sibuk adalah 5 Menit

Megapolitan
14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

Megapolitan
UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Megapolitan
PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

Megapolitan
Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

Megapolitan
Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X