Tak Dengar Peringatan Warga, Pengemudi Mobil Tewas Tertabrak Kereta di Bekasi

Kompas.com - 20/08/2018, 18:56 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Endang Rahmat (45) warga Perumahan Taman Juanda RT 09 RW 04, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi tewas tertabrak Kereta di pelintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di Bulak Kapal, Bekasi Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, korban yang sedang mengendarai mobil Avanza hitam bernomor polisi B 1103 FRU memaksa menerobos pelintasan kereta tanpa palang pintu tersebut.

Warga sudah memperingati korban bahwa kereta akan melintas dengan kecepatan tinggi. Korban tewas tertabrak kereta Bangun Karta jurusan Surabaya bersama dengan mobilnya yang terseret sejauh 500 meter dari pelintasan kereta.

"Dia dari arah Perumnas mau ke arah jalan juanda, dia maksa terobos padahal penjaga situ sudah peringatin jangan lewat dulu, tapi dia maksa dan kereta arah jawa tabrak dia terseret sampai 500 meter lah," kata Sodik Ketua RT 07 RW 01, Kelurahan Aren Jaya, Kota Bekasi kepada Kompas.com, Senin (20/8/2018).

Sodik menambahkan, kejadian nahas tersebut terjadi pada pukul 15.00 WIB, sesaat setelah kejadian warga di sekitar lokasi pun langsung membantu mengevakuasi korban serta mobil yang hancur tak berbentuk pasca terseret kereta Api.

"Korban mengalami luka di bagian kepala dan langsung tewas di tempat. Warga dan polisi juga tadi langsung membantu menggeser mobil ke pinggir rel supaya enggak menghalangi kereta," tambah Sodik.

Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran Buat Jakarta

Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran Buat Jakarta

Megapolitan
Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Megapolitan
Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Megapolitan
5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

Megapolitan
Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

BrandzView
5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

Megapolitan
Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

Megapolitan
UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

Megapolitan
Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Percobaan Perampokan Sadis di Bekasi, Pelaku Terlilit Hutang

Percobaan Perampokan Sadis di Bekasi, Pelaku Terlilit Hutang

Megapolitan
Anggota PPSU Rusak Kantor Satpel LH Mampang Prapatan, Polisi: Salah Paham Saja

Anggota PPSU Rusak Kantor Satpel LH Mampang Prapatan, Polisi: Salah Paham Saja

Megapolitan
Pengelola: Pengembangan Fasilitas Ancol Dilakukan Supaya Orang Tak Perlu ke Luar Negeri

Pengelola: Pengembangan Fasilitas Ancol Dilakukan Supaya Orang Tak Perlu ke Luar Negeri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X