Inasgoc Pastikan Tiket Final Bulu Tangkis Hari Ini Sudah Habis Terjual

Kompas.com - 22/08/2018, 14:52 WIB
Director Ticketing INASGOC Sarman Simanjuntak memberikan penejelasan kepada pengantre tiket final bulu tangkis Asian Games 2018 bahwa tiket sudah habis pada Rabu (22/8/2018). KOMPAS.com/RIMA WAHYUNINGRUMDirector Ticketing INASGOC Sarman Simanjuntak memberikan penejelasan kepada pengantre tiket final bulu tangkis Asian Games 2018 bahwa tiket sudah habis pada Rabu (22/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Ticketing Inascog Sarman Simanjorang menegaskan, tiket final bulu tangkis beregu Asian Games, Rabu (22/8/2018) sudah habis. Hal ini untuk menjawab para warga yang kecewa tidak mendapat tiket meski sudah antre sejak subuh.

"Ini kan mereka seolah-olah tidak percaya bahwa tiket itu telah terjual atau seolah-olah yang sudah kita jual itu kosong. Ya memang sudah habis kok. Terus mau bilang apa?" kata Sarman kepada Kompas.com, Rabu.

Pada Rabu pagi, sejumlah penonton telah mengantre sejak pagi untuk membeli tiket final bulu tangkis Indonesia VS China on the spot di loket 2. Namun, sekitar pukul 09.00 WIB, petugas mengabarkan bahwa tiket sudah habis.

Mereka tak percaya bahwa tiket telah habis dan adu mulut dengan petugas. Mereka meminta pembuktian jumlah tiket yang dijual.


Baca juga: Panitia Asian Games Janjikan Penjualan Tiket Lebih Mudah

Akhirnya, Sarman mendatangi loket di tengah kericuhan pengantre pukul 10.00 WIB. Ia menjawab protes pengantre dengan mengatakan 4.600 tiket online dan on the spot telah dijual sesuai kapasitas tempat duduk untuk penonton.

"Di sini ada teman-teman yang sudah menunggu dari pagi tapi tidak kebagian semangatnya jadi berkurang karena tidak dapat tiket. Ini akan jadi perbaikan kami kedepan," kata Sarman di hadapan warga.

Namun, jawabannya tidak membuat penonton puas dan mereka menyerukan protes. Sarman pun berani mempertaruhkan jabatannya saat seorang penonton menyebutkan pada pertandingan semi final menemukan banyak bangku kosong.

"Kalau nanti katakanlah pada saat Indonesia main (bangku) kosong. Saya akan mengundurkan diri," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

Megapolitan
Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Megapolitan
Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Megapolitan
Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Megapolitan
Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Megapolitan
Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Megapolitan
Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Megapolitan
Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Megapolitan
Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Megapolitan
Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Megapolitan
Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Megapolitan
Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Megapolitan
Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Megapolitan
Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Megapolitan
2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X