Warga Kesal, Calo Jual Tiket Penutupan Asian Games 2 Kali Harga Resmi

Kompas.com - 29/08/2018, 16:41 WIB
Antrean pembelian tiket final cabang olahraga badminton di ticket box badminton mengular di  Jalan Pintu I Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu (22/8/2018). Pantauan Kompas.com di lokasi, antren terlihat mengular dari ticket box di dekat Masjid Al Bina hingga ke lampu lalu lintas atau sekitar 500 meter. KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAAntrean pembelian tiket final cabang olahraga badminton di ticket box badminton mengular di Jalan Pintu I Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu (22/8/2018). Pantauan Kompas.com di lokasi, antren terlihat mengular dari ticket box di dekat Masjid Al Bina hingga ke lampu lalu lintas atau sekitar 500 meter.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan secara online tiket acara penutupan Asian Games 2018 telah dibuka Selasa (28/8/2018) kemarin. Namun, banyak orang yang tidak mendapatkan tiket meski telah memantau penjualan di blibli.com, loket.com, dan tiket.com.

Situs-situs web tersebut menjual tiket acara penutupan Asian Games 2018.

"Kan diumuminnya akan dibuka tiket penjualannya itu kemarin, jam 10.00 pagi. Nah gue udah mantengin dong tuh semua platform penjualan hingga website sore sampai malam gue enggak dapat," kata seorang warga bernama Alfania Riski, Rabu.

Alfa kemudian mendapat informasi, ada yang menjual tiket Asian Games kategori C Lower Right yang ingin dibelinya. Harga normalnya Rp 450.000.

Baca juga: KPK Imbau Penyelenggara Negara Laporkan Gratifikasi Tiket Asian Games 2018

"Tapi saya dengar dari teman banyak yang jual tiket tidak resmi. Dan gue cek barusan memang ada, dijual dengan harga yang lumayan jauh. Sebagai calon pembeli gue jadi pikir ulang buat beli," kata dia.

Ia kecewa, calo-calo itu  bisa mendapatkan tiket cukup banyak dan mereka menjual kembali dengan harga mahal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aneh kan? Mereka beli atau dapat tiket itu dari mana ? Entah itu memang permasalahan dari panitia ticketing-nya atau memang ada sumber tiket lainnya," ujar Alfa.

Calon pembeli lain Nissa Nadya merasa geram karena ia menemukan calo yang menjual tiket  kategori C dua kali lipat dari harga resmi di media sosial Twitter.

"Udah loading-nya lama, pas kebuka udah ludes tiketnya. Malah yang dapat calo-calo. (Tiket kategori) C tadinya hanya 450 ribu jadi 900 ribu," ujar dia.

Vania, yang juga hendak membeli tiket merasa kecewa. Ia berkeinginan untuk menyaksikan penutupan Asian Games tetapi tidak mendapat tiket.

Baca juga: Selain di Blibli.com, Tiket Asian Games Juga Bisa Dibeli di 2 Situs Web Ini

"Saya nunggu udah hampir seminggu, kemarin nunggu dari pagi jam 8. Tahu-tahu habis. Gimana engga kesal. Ada yang jual tapi harganya dua kali lipat. Engga mampu saya beli," kata dia.

Blibli.com menjual empat kategori tiket penutupan Asian Games 2018, yaitu kategori A, B, C, dan kursi penyandang disabilitas.

Harganya mulai dari Rp 450 ribu sampai Rp 2 juta. Kategori A (upper right and left dan lower left and right) dijual Rp 2 juta. Kategori B (upper right and left dan lower right and left) dijual Rp1 juta. Kategori C (upper right and left dan lower right and left) dijual Rp 450 ribu

Penyandang disabilitas (1 difabel dan 1 pendamping) dijual Rp1 juta



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buaya Sepanjang 1,7 Meter Ditemukan di Selokan di Tambora

Buaya Sepanjang 1,7 Meter Ditemukan di Selokan di Tambora

Megapolitan
Polisi: Pelaku Pembacokan Tukang Sayur di Serpong Utara 5 Orang

Polisi: Pelaku Pembacokan Tukang Sayur di Serpong Utara 5 Orang

Megapolitan
Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Megapolitan
Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Megapolitan
Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Megapolitan
Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X