Bentrok Anggota FBR dan PP di Tangsel Disebut karena Salah Paham

Kompas.com - 12/09/2018, 11:38 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Kapolsek Pamulang Komisaris Endang Sukma Wijaya menyebutkan bentrok yang dilakukan anggota organisasi masyarakat (ormas) Forum Betawi Rajeg ( FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) pada Selasa (11/9/2018) sore dipicu  kesalahpahaman.

Akibatnya, pos yang dijaga oleh FBR di Jalan Siliwangi, Tangerang Selatan, dirusak, tetapi tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian ini.

"Iya, miskomunikasi saja. Ada info di luar ada perusakan. Itulah jadi pemicu mereka. Mereka mendengar ada gardu yang dirusak, yang terkena dampak yang di Pamulang," kata Endang kepada Kompas.com, Rabu (12/9/2018).

Baca juga: Usai Bentrok, Ketua 2 Ormas di Tangsel Sepakat Selesaikan Masalah

 

Menurut Endang, awalnya ada anggota Pemuda Pancasila yang menimpuki dengan batu pos jaga di salah satu lahan milik perusahaan swasta. Pos itu dijaga anggota FBR.

Setelah kejadian, Polsek Pamulang memanggil Ketua FBR dan PP wilayah Tangerang Selatan untuk menyelesaikan masalah. Penyelesaian itu dipimpin Wakapolres Tangerang Selatan Komisaris Arman, Selasa (11/9/2018) malam.

Baca juga: Bermula dari Gardu Ormas Dilempari, Tawuran Terjadi di Jaksel

Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan berkomitmen untuk tidak merusak wilayah Tangerang Selatan.

"Mereka juga sudah memahami kalau wilayah kita jangan sampai dirusak. Mereka sampai bilang gini, 'Kalau di luar sama ribut, kita jangan sampai'. Intinya mereka sudah berkomitmen seperti itu dan ada kesepakatan," ujar Endang.

Baca juga: Ormas FBR dan Pemuda Pancasila Bentrok di Jakarta Selatan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, Restoran Boleh Layani Tamu Makan di Tempat hingga Jam 8 Malam

PSBB Diperpanjang, Restoran Boleh Layani Tamu Makan di Tempat hingga Jam 8 Malam

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Megapolitan
Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Megapolitan
500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

Megapolitan
Ditemukan Kerumunan sampai 100 Orang, Hotel California Jakpus Disegel

Ditemukan Kerumunan sampai 100 Orang, Hotel California Jakpus Disegel

Megapolitan
Jasa Marga: Tumpukan Sampah di Bekasi Barat Bukan Buangan Pengguna Jalan Tol

Jasa Marga: Tumpukan Sampah di Bekasi Barat Bukan Buangan Pengguna Jalan Tol

Megapolitan
PSBB Ketat Belum Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Jumlah Kasus Justru Melonjak

PSBB Ketat Belum Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Jumlah Kasus Justru Melonjak

Megapolitan
Polisi Jakbar Tangkap Bandar Sabu di Terminal Bus Palembang

Polisi Jakbar Tangkap Bandar Sabu di Terminal Bus Palembang

Megapolitan
Pandemi Covid-19 Memburuk, Wali Kota Bogor: Sangat Darurat

Pandemi Covid-19 Memburuk, Wali Kota Bogor: Sangat Darurat

Megapolitan
Seniman IKJ Bikin Mural di Kolong Jembatan yang Didatangi Risma

Seniman IKJ Bikin Mural di Kolong Jembatan yang Didatangi Risma

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, 2 Aturan Pembatasan Diubah Jadi Lebih Longgar

PSBB Diperpanjang, 2 Aturan Pembatasan Diubah Jadi Lebih Longgar

Megapolitan
Anies Perlihatkan Foto Jenazah Pasien Covid-19 dan Tegaskan Pandemi Ini Bukan Fiksi

Anies Perlihatkan Foto Jenazah Pasien Covid-19 dan Tegaskan Pandemi Ini Bukan Fiksi

Megapolitan
Penggali Makam di TPU Bambu Apus Ditambah Seiring Lonjakan Kematian Akibat Covid-19

Penggali Makam di TPU Bambu Apus Ditambah Seiring Lonjakan Kematian Akibat Covid-19

Megapolitan
Seminggu Terakhir, Kasus Baru Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 2.075

Seminggu Terakhir, Kasus Baru Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 2.075

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X