Hari Ini dalam Sejarah: Stasiun "Beos" Diresmikan, Kini Jadi Jakarta Kota - Kompas.com

Hari Ini dalam Sejarah: Stasiun "Beos" Diresmikan, Kini Jadi Jakarta Kota

Kompas.com - 08/10/2018, 10:45 WIB
Suasana di luar Stasiun Jakarta Kota di Jakarta Barat, Kamis (7/9/2017). Pada hari libur, jumlah penumpang yang naik dan turun di Stasiun Jakarta Kota mencapai 90.000 orang, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan jumlah penumpang pada hari-hari kerja.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana di luar Stasiun Jakarta Kota di Jakarta Barat, Kamis (7/9/2017). Pada hari libur, jumlah penumpang yang naik dan turun di Stasiun Jakarta Kota mencapai 90.000 orang, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan jumlah penumpang pada hari-hari kerja.

KOMPAS.com - Hari ini 89 tahun yang lalu, tepatnya pada 8 Oktober 1929, Gubernur Jenderal Hindia Belanda Andries Cornelies Dirk de Graeff meresmikan sebuah stasiun yang terletak di wilayah Batavia. Stasiun itu kini dikenal sebagai Stasiun Jakarta Kota.

Stasiun itu sebelumnya dikenal dengan nama "Beos", yang digunakan pada era 1880-an dan kini sudah mengalami renovasi bangunan.

Setelah dibuka, lebih dari sepuluh jalur rel dipersiapkan untuk menunjang transportasi.

Kini, stasiun ini hanya untuk melayani KRL Commuter Line setelah kereta jalur jauh dan menengah dipindahkan menuju Stasiun Pasar Senen.

Era awal

Pada era kolonial, Batavia memiliki peran penting bagi pemerintahan Hindia Belanda di Nusantara. Hindia Belanda selalu memperbaiki sarana dan insrastruktur yang ada di Batavia. Salah satunya adalah dengan pengembangan jalur kereta api.

Setelah jalur kereta api pertama dibangun di Semarang Jawa Tengah, berbagai perusahaan kereta api mulai bermunculan. Mereka mulai mengembangkan jalur kereta untuk transportasi dan mendapatkan keuntungan.

Dilansir dari buku Arsitektur Bangunan Stasiun Kereta Api di Indonesia (2016), pada akhir abad ke-19, ada lebih dari dua stasiun kereta di Batavia.

Salah satunya adalah Batavia Selatan (Batavia Zuid) yang dikelola oleh perusahaan swasta bernama Bataviasche Oosterspoorweg Maatschapij. Oleh sebab itu, stasiun itu sering disebut dengan nama "Beos", singkatan dari perusahaan itu.

Versi lain, ada yang menyebut bahwa Beos diambil dari kata Batavia En Omstreken atau Batavia dan sekitarnya.

Stasiun Batavia Zuidwikipedia Stasiun Batavia Zuid

Perusahaan ini melayani jalur kereta dari Batavia menuju Karawang sepanjang 63 kilometer.

Pada 1898, perusahaan kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda, Staatspoorwegen (SS) mengambil alih pengelolaan jalur kereta ini.

Kemudian, pada 1926 stasiun ini ditutup dan direnovasi. Selama masa renovasi, jalur dialihkan menuju Batavia Utara (Batavia Noord) yang juga sudah diakusisisi oleh SS.

Sebagai arsitek, Pemerintah Hindia Belanda menunjuk Ghijsels. Ia tergabung dalam Algemeen Ingenieur Architectenbureau atau Algemeen Ingenieur Architecten (AIA), sebuah biro umum sipil dan arsitektur. Tiga punggawa biro ini, selain Ghijsels, adalah Ir Hein von Essen, dan Ir F Stlitz.

Akhirnya, pada 8 Oktober 1929 Gubernur Jenderal Hindia Belanda Andries Cornelies Dirk de Graeff membuka stasiun baru.

Karyawan kereta api bahkan mengubur dua kepala kerbau sewaktu peresmian, yaitu satu di stationsplein (tanah lapang) di antara jam dan pintu masuk utama, dan satu lagi di belakang bangunan baru.

Stasiun Jakarta Kota kini

Aktivitas warga di Stasiun Jakarta Kota di Jakarta Barat, Kamis (7/9/2017). Pada hari libur, jumlah penumpang yang naik dan turun di Stasiun Jakarta Kota mencapai 90.000 orang, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan jumlah penumpang pada hari-hari kerja.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Aktivitas warga di Stasiun Jakarta Kota di Jakarta Barat, Kamis (7/9/2017). Pada hari libur, jumlah penumpang yang naik dan turun di Stasiun Jakarta Kota mencapai 90.000 orang, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan jumlah penumpang pada hari-hari kerja.

Pada 1993, Stasiun Jakarta Kota mendapatkan predikat cagar budaya, setelah mendapat surat Keputusan Gubernur DKI Nomor 475 Tahun 1993.

Stasiun ini memiliki 12 jalur rel kereta api dan berada di bawah Daerah Operasi (DAOP 1) Jakarta.

Dalam perkembangannya, semua kereta api penumpang jarak jauh dan menengah yang semula berhenti di stasiun ini direlokasikan ke Stasiun Pasar Senen. Selain itu, perjalanan kereta api lokal DAOP 1 bagian timur dipindahkan ke Stasiun Tanjung Priok.

Stasiun Jakarta kota otomatis hanya melayani KRL Commuter Line lintas Jabodetabek.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional
1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

Regional
Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

Regional
Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

Regional
Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

Regional
Pengamat: KPU Jangan Ragu Ikuti Putusan MK

Pengamat: KPU Jangan Ragu Ikuti Putusan MK

Nasional

Close Ads X