Pemkot Jakut Akan Rapikan Kabel yang Semrawut di Jalan-jalan Protokol

Kompas.com - 09/10/2018, 18:09 WIB
Kabel listrik diikat di jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan Jalan Gunung Sahari dengan Stasiun Kampung Bandan. Foto diambil Kamis (6/9/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKabel listrik diikat di jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan Jalan Gunung Sahari dengan Stasiun Kampung Bandan. Foto diambil Kamis (6/9/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administratif Jakarta Utara akan merapikan untaian kabel yang dinilai semrawut di sejumlah titik di wilayah Jakarya Utata.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara Suroto mengatakan, kabel-kabel yang berada di atas tanah itu akan dibenamkan di bawah tanah menggunakan boks utilitas.

"Tiang kabel itu akan dikurangi. Bila perlu, kalau sudah tertata rapi kita hilangkan. Semua akan di-ducting ada di boks utilitas," kata Suroto saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (9/10/2018).

Baca juga: Kabel Utilitas di Beberapa Titik Jalan Raya Kalimalang Wilayah Bekasi Semrawut

Suroto menyampaikan, penataan tersebut akan dimulai dari jalan-jalan protokol, seperti Jalan Yos Sudarso, Jalan Raya Plumpang, Jalan Danau Sunter Utara, Jalan Danau Sunter Selatan, dan Jalan Raya Lodan.

Sementara itu, untuk penataan kabel di jalan lingkungan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Titiknya berapa, belum ada angkanya, tetapi hampir semua sudut, terutama di tempat padat itu kumuh banget itu. Tetapi ke depan kita akan rapikan, kita akan tata lebih baik lagi supaya tidak semrawut," ujar Suroto.

Ia mengatakan, Pemkot Jakut sudah mengumpulkan 35 vendor pemilik kabel untuk mempersiapkan penataan kabel-kabel tersebut.

Kepala Seksi Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Sudin Bina Marga Jakarta Utara Libertus Sagala mengatakan, Pemkot Jakarta Utata tengah berkoordinasi dengan sejumlah vendor pemilik kabel-kabel tersebut.

Ia mengatakan, proses koordinasi akan memakan waktu tiga minggu dan paling lambat proses penataan akan dimulai pada bulan depan.

"Sekarang ini masih proses koordinasi, ditargetkan sebulan ke depan harus sudah action," katanya.

Baca juga: Ada Kabel-kabel Menjuntai di Jalur Pejalan Kaki Kemanggisan

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Instagram-nya menyebut Pemprov DKI Jakarta akan menata kabel-kabel yang dinilai semrawut.

"Pemprov DKI mengawasi dan menertibkan soal kabel-kabel yang berantakan ini. Para pemilik kabel-kabel fiber optik harus segera bereskan kesemrawutan kabel-kabel mereka ini," tulis Anies pada akun Instagram-nya, Minggu (16/9/2018) lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengemudi Tak Sengaja Injak Pedal Gas, Mobil Sedan Terperosok ke Kali di Ciputat

Pengemudi Tak Sengaja Injak Pedal Gas, Mobil Sedan Terperosok ke Kali di Ciputat

Megapolitan
PT KAI Daop 1 Berinovasi Hadirkan Fasilitas Ruang Tunggu yang Instagramable

PT KAI Daop 1 Berinovasi Hadirkan Fasilitas Ruang Tunggu yang Instagramable

Megapolitan
BOR RS Rujukan Covid-19 di Bekasi Melonjak, Pekan Lalu 7 Persen, Kini Nyaris 22 Persen

BOR RS Rujukan Covid-19 di Bekasi Melonjak, Pekan Lalu 7 Persen, Kini Nyaris 22 Persen

Megapolitan
Kadis Pendidikan: Jangan Sampai karena PTM Ada yang Terpapar Covid-19

Kadis Pendidikan: Jangan Sampai karena PTM Ada yang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Setelah Diundang Anies, JRMK Batal Gelar Demo Akbar di Balai Kota

Setelah Diundang Anies, JRMK Batal Gelar Demo Akbar di Balai Kota

Megapolitan
Jelang Imlek, Warga Berburu Permen dan Kue Keranjang di Pecinan Glodok

Jelang Imlek, Warga Berburu Permen dan Kue Keranjang di Pecinan Glodok

Megapolitan
Bantah Twit Viral, Polisi Pastikan 2 Orang yang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online adalah Penjambret

Bantah Twit Viral, Polisi Pastikan 2 Orang yang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online adalah Penjambret

Megapolitan
Fortuner Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Hantam Avanza di Tol Dalam Kota

Fortuner Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Hantam Avanza di Tol Dalam Kota

Megapolitan
Langgar Jam Operasional, Duck Down Bar di Jakarta Selatan Disegel Polisi

Langgar Jam Operasional, Duck Down Bar di Jakarta Selatan Disegel Polisi

Megapolitan
16 Obyek di Jakarta Utara Direkomendasikan sebagai Cagar Budaya

16 Obyek di Jakarta Utara Direkomendasikan sebagai Cagar Budaya

Megapolitan
Penyelundupan 11 Kg Sabu Berhasil Digagalkan, Barang Dimasukkan ke Dalam Ban Mobil

Penyelundupan 11 Kg Sabu Berhasil Digagalkan, Barang Dimasukkan ke Dalam Ban Mobil

Megapolitan
107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

Megapolitan
Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Megapolitan
PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

Megapolitan
Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.