Asian Para Games 2018, Metromini dan Kopaja Bisa Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Kompas.com - 09/10/2018, 20:23 WIB
Ada rute baru, Kopaja dan Metromini tetap melintas di Sudirman-Thamrin KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Ada rute baru, Kopaja dan Metromini tetap melintas di Sudirman-Thamrin

JAKARTA, KOMPAS.com - Metromini dan kopaja masih bisa melintas di jalan protokol Jakarta, selama penyelenggaraan Asian Para Games 2018 tanggal 6 Oktober-13 Oktober 2018.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak mengatakan, tidak ada pembatasan kendaraan di jalan protokol seperti Jalan Sudirman-Thamrin.

"Yang angkutan umum di Dukuh Atas beroperasi seperti biasa," kata Harlem, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (9/10/2018).

Baca juga: Sudah Dilarang, Kopaja dan Metromini Tetap Melintasi Sudirman-Thamrin

Ini berbeda ketika digelarnya Asian Games 2018. Selama Asian Games, pengoperasian metromini dan kopaja di jalan protokol dibatasi dari 15 Agustus hingga 15 September.

Saat itu, tercatat ada tiga rute kopaja dan metromini yang tidak bisa melintas di jalan protokol, masing-masing Metromini S640 (Pasar Minggu-Tanah Abang); Metromini P15 (Senen-Setia Budi); dan Kopaja P19 (Tanah Abang-Ragunan).

Seluruhnya merupakan rute yang melewati jalan-jalan protokol, seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kopaja-Metromini Dilarang Lewat Jalan Protokol Saat Asian Games 2018

Menghadapi Asian Games 2018 lalu, pemerintah memang gencar menyusun kebijakan lalu lintas dengan tujuan meminimalisir kemacetan di Ibu Kota.

Keberadaan bus-bus lawas metromini dan kopaja memang jadi masalah tersendiri di Jakarta.

Sebab, kebanyakan bus-busnya sudah tidak layak jalan, ditambah tingginya polusi dan tidak tertibnya perilaku mengemudi para sopir-sopirnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.