Petugas Duga Ada Orang Melepas Buaya Senyulong di Kali Anak Ciliwung

Kompas.com - 10/10/2018, 13:05 WIB
Seekor buaya ditemukan petugas UPK Badan Air yang sedang membersihkan Kali Anak Ciliwung di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).Dokumentasi Pribadi/ Sabar Seekor buaya ditemukan petugas UPK Badan Air yang sedang membersihkan Kali Anak Ciliwung di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi hutan, Slamet, menduga, ada pihak yang sengaja melepas buaya jenis senyulong ke Kali Anak Ciliwung di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara. Slamet mengatakan, buaya senyulong merupakan hewan endemik Kalimantan yang tidak mungkin hidup secara alami di Jakarta.

"Kalau saat sekarang kita temukan ada jenis buaya senyulong, asumsi kami mereka mungkin dengan sengaja dilepas oleh masyarakat," kata Slamet di Kali Anak Ciliwung, Rabu (10/10/2018).

Baca juga: Sarang Buaya Ditemukan di Bawah Jembatan Menuju Mal Mangga Dua Square

Ia menduga, warga sengaja melepas buaya senyulong karena ukurannya yang semakin besar. Ia menyayangkan hal itu. Mestinya warga tinggal melaporkan hal itu ke BKSDA untuk dievakuasi, bukan justru dilepaskan ke kali.


"Semacam itu dugaan kami. Mungkin warga yang merasa bosan atau ketakutan melepaskannya di kali ini," ujar Slamet.

Slamet menuturkan, ada dua jenis buaya yang berada di Kali Anak Ciliwung saat ini. Selain buaya senyulong, ada buaya porosus yang biasa disebut buaya muara.

Sejumlah petugas UPK Badan Air Kecamatan Pademangan sebelumnya menemukan buaya di Kali Anak Ciliwung ketika mereka menyisir kali itu untuk membersihkan sampah.

Upaya pencarian buaya pun sudah dilakukan sejak Selasa pagi kemarin dengan melibatkan petugas BKSDA dan polisi hutan.

Baca juga: Ada 2 Jenis Buaya yang Muncul di Kali Anak Ciliwung

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Memaklumi Dampak dari Pengerjaan Prasarana Stasiun Manggarai

Memaklumi Dampak dari Pengerjaan Prasarana Stasiun Manggarai

Megapolitan
Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Lebaran Betawi Dimulai Malam Nanti, Ini Rangkaian Acaranya

Lebaran Betawi Dimulai Malam Nanti, Ini Rangkaian Acaranya

Megapolitan
Polisi Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Pengacara D terhadap Hakim PN Jakarta Pusat

Polisi Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Pengacara D terhadap Hakim PN Jakarta Pusat

Megapolitan
Empat Fakta Terbaru Kasus Rius Vernandes, Trauma hingga Penyelesaian secara Kekeluargaan

Empat Fakta Terbaru Kasus Rius Vernandes, Trauma hingga Penyelesaian secara Kekeluargaan

Megapolitan
Tanda Tanya Kasus Salah Tangkap dan Penyiksaan pada Empat Pengamen Cipulir

Tanda Tanya Kasus Salah Tangkap dan Penyiksaan pada Empat Pengamen Cipulir

Megapolitan
Anies Tunda Kepulangan dari Amerika, Ada Agenda Tambahan hingga Surati Kemendagri

Anies Tunda Kepulangan dari Amerika, Ada Agenda Tambahan hingga Surati Kemendagri

Megapolitan
Empat Kebijakan yang Diusulkan untuk Atasi Kemacetan di Depok

Empat Kebijakan yang Diusulkan untuk Atasi Kemacetan di Depok

Megapolitan
Getih Getah Riwayatmu Kini...

Getih Getah Riwayatmu Kini...

Megapolitan
Ketika PPSU Tinggalkan Sapu Lidi Sejenak untuk Rayakan Hari Jadi di Dufan

Ketika PPSU Tinggalkan Sapu Lidi Sejenak untuk Rayakan Hari Jadi di Dufan

Megapolitan
Setelah Saling Sindir hingga Lapor Polisi, Wali Kota Tangerang dan Kemenkumham Berdamai

Setelah Saling Sindir hingga Lapor Polisi, Wali Kota Tangerang dan Kemenkumham Berdamai

Megapolitan
[BERITA POPULER] Kisah Fikri Dipaksa Polisi Mengaku Jadi Pembunuh | Bahaya di Balik #AgeChallenge

[BERITA POPULER] Kisah Fikri Dipaksa Polisi Mengaku Jadi Pembunuh | Bahaya di Balik #AgeChallenge

Megapolitan
Bebas dari Tahanan, Fikri Pribadi Kini Cari Keadilan Tuntut Polisi yang Menyiksanya

Bebas dari Tahanan, Fikri Pribadi Kini Cari Keadilan Tuntut Polisi yang Menyiksanya

Megapolitan
Selain Bambu Getih Getah, Ini Daftar Pemanis Jakarta yang Berbiaya Besar tapi Tak Tahan Lama

Selain Bambu Getih Getah, Ini Daftar Pemanis Jakarta yang Berbiaya Besar tapi Tak Tahan Lama

Megapolitan
Siapa Sangka IS Pernah Dipasung Belasan Tahun Sebelum Dikenal sebagai Wawan Game

Siapa Sangka IS Pernah Dipasung Belasan Tahun Sebelum Dikenal sebagai Wawan Game

Megapolitan
Close Ads X