Polisi Tangkap Pejambret yang Kerap Beraksi di Kuningan

Kompas.com - 12/10/2018, 14:13 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi membekuk Moch Kevin Moudi (21), tersangka pejambret yang kerap beraksi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Steven Tamuntuan mengatakan, Kevin ditangkap setelah menjambret seorang perempuan bernama Ribka Putri Sardika hingga terluka berat.

"Pada hari Minggu 5 Agustus 2018 pukul 23.30 (WIB), korban mengendarai sepeda motor dan melintas di depan Mal Kota Kasablanka. Tiba-tiba pelaku yang mengendara sepeda motor Honda Sonic, memepet korban lalu menarik tas yang ada di selempang," kata Steven dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/10/2018).

Baca juga: Polisi Tembak Pelaku Spesialis Jambret hingga Tak Sanggup Berjalan


Ribka berusaha mempertahankan tasnya. Namun Kevin terus menarik sampai Ribka terjatuh dari sepeda motor. Tas Ribka dibawa kabur sementara Ribka terluka berat dan tak sadarkan diri. Ia dirawat di rumah sakit.

Polisi baru berhasil menangkap Kevin di rumahnya di bilangan Tamansari, Jakarta Barat pada Kamis malam. Saat akan ditangkap, Kevin berusaha melawan dan menerobos kepungan petugas untuk melarikan diri.

"Sehingga diberikan tindakan tegas terukur dengan tembakan di kakinya," ujar Steven.

Kepada polisi, Kevin mengaku ia biasa beraksi sendiri di kawasan Kasablanka, Kuningan, Jalan HR Rasuna Said mulai pukul 22.00 sampai 01.00 WIB.

"Pelaku menyasar pengendara sepeda motor yang membawa tas baik pria maupun wanita, kemudian memepet sepeda motor para korban lalu menarik paksa tas para korban," ujar Steven.

Kevin memulai aksinya sejak Juli 2018. Seminggu, ia bisa beraksi dua hingga tiga kali. Biasanya, ia menggunakan sepeda motor Honda Sonic warna hitam, helm model bogo, dan sweater.

"Nomor plat bagian belakang sengaja dilepas agar tidak mudah dikenali," kata Steven.

Hasil curian biasa dijual Kevin ke Rinno Riyanto (22) yang berperan sebagai penadah. Rinno turut ditangkap polisi. Mereka mengaku uang hasil menjual barang curian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Polisi Tangkap Jambret Bermodus Pepet Motor dan Hipnosis Korban

Dari tangan keduanya, tersisa sejumlah barang di antaranya lima ponsel berbagai merk, tiga tas wanita berbagai merk, jam tangan merk Swiss Army warna hitam, jam tangan wanita merk Alexander Christie, satu dompet merk Braunbufel warna hitam, 17 lembar asli STNK sepeda motor, 25 KTP asli berbagai identitas, kartu ATM berbagai Bank, kartu NPWP, kartu pelajar, dan kartu pegawai Indomaret.

Kevin dan Rinno kini terancam hukuman penjara maksimal delapan tahun sesuai Pasal 365 KUHP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Megapolitan
Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X