Blok G Tanah Abang Akan Dibongkar, Pedagang Tak Tahu Rencana Relokasi

Kompas.com - 18/10/2018, 15:20 WIB
Parkiran Blok G Tanah Abang yang akan dijadikan lokasi relokasi sementara bagi pedagang Blok G. Pemprov DKI sebelumnya berencana memindahkan para pedagang ke parkiran Blok F. Namun, usulan tersebut ditolak para pedagang, Kamis (26/4/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAParkiran Blok G Tanah Abang yang akan dijadikan lokasi relokasi sementara bagi pedagang Blok G. Pemprov DKI sebelumnya berencana memindahkan para pedagang ke parkiran Blok F. Namun, usulan tersebut ditolak para pedagang, Kamis (26/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pedagang Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku belum mendapatkan sosialisasi terkait revitalisasi Blok G hingga Kamis (18/8/2018).

Salah satunya pedagang baju anak di lantai 3, Zumrah. Ia sama sekali tak mengetahui rencana relokasi pedagang Blok G Tanah Abang. 

"Belum pernah ada yang bilang gedung ini mau dirobohin. Kalau dirobohin, saya harus pindah dong," ujar Zumrah saat ditemui Kompas.com, Kamis (18/8/2018).

Baca juga: Blok G Tanah Abang Dibongkar Setelah Penampungan Sementara Pedagang Rampung

Zumrah berharap pengelola tetap memprioritaskan nasib para pedagang, meski gedung akan direvitalisasi. Ia tak masalah jika harus direlokasi ke tempat lain. 

"Saya dipindah juga enggak masalah, asalkan enggak mengurangi pendapatan saya. Nasib saya sudah enak di sini, jangan sampai saya dipindah malah bikin penghasilan menurun," kata dia. 

Pendapat yang sama juga diungkapkan Ahmad, penjual seragam sekolah Blok G.

Baca juga: Khawatir Pedagang Blok G Turun ke Trotoar, PD Pasar Jaya Siapkan Lahan

Ia juga mengaku belum pernah ditemui pengelola terkait rencana revitalisasi.

Namun, ia memastikan akan mematuhi peraturan jika memang diharuskan pindah saat proses revitalisasi.

"Sampai sekarang saya belum dapat info kalau pedagang di sini harus pindah karena gedung mau dibongkar. Setahu saya hanya pedagang kaki lima ( PKL) di Jalan Jatibaru yang dipindah ke skybridge itu," kata Ahmad.

Baca juga: Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

"Kalau pun saya dipindahkan, saya ikut apa kata penguasa deh, asalkan enggak merugikan saya sebagai pedagang," lanjut dia. 

Pendapat berbeda diungkapkan pedagang koper dan tas bernama Agustin. Ia mengaku mengetahui rencana relokasi para pedagang pada 2019.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kajian Penataan PKL di Trotoar Sudirman-Thamrin Ditargetkan Rampung Desember 2019

Kajian Penataan PKL di Trotoar Sudirman-Thamrin Ditargetkan Rampung Desember 2019

Megapolitan
Mengenal Surat Roya dan Cara Mengurusnya...

Mengenal Surat Roya dan Cara Mengurusnya...

Megapolitan
Senyum Warga Pulau Payung, Kepulauan Seribu Kini Dialiri Air Bersih

Senyum Warga Pulau Payung, Kepulauan Seribu Kini Dialiri Air Bersih

Megapolitan
LRT Jakarta Dikomersilkan 1 Desember, Tarifnya Rp 5.000 Sekali Perjalanan

LRT Jakarta Dikomersilkan 1 Desember, Tarifnya Rp 5.000 Sekali Perjalanan

Megapolitan
Aplikasi Pangkas Kota Tangerang Sudah Disosialisasikan di 10 Kecamatan

Aplikasi Pangkas Kota Tangerang Sudah Disosialisasikan di 10 Kecamatan

Megapolitan
Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Megapolitan
Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Megapolitan
Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Megapolitan
Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Megapolitan
Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Megapolitan
Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Megapolitan
PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

Megapolitan
Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Megapolitan
Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Megapolitan
Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X