Puluhan Tas hingga Seragam Pramugari Pesawat Lion Air JT 610 Tiba di Tanjung Priok

Kompas.com - 29/10/2018, 15:53 WIB
Seragam pramugari Lion Air ditemukan dari perairan Tanjung Karawang dan tiba di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (29/10/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARSeragam pramugari Lion Air ditemukan dari perairan Tanjung Karawang dan tiba di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (29/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan barang-barang dan serpihan dari pesawat Lion Air JT 610 diangkut dari perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Barang-barang milik korban pesawat jatuh itu dikirimkan ke Jakarta via Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pantauan Kompas.com di lokasi, ada puluhan tas berbagai jenis mulai dari ransel, tas tangan perempuan, carrier, dan koper-koper. Sebagian tas ini kondisinya sudah hancur dan berlubang.

Baca juga: Kerabat Korban Jatuhnya Lion Air Sambangi RS Polri

Ada pula dus-dus yang masih terikat namun sudah hancur. Di antara tas-tas dan barang-barang itu, terlihat ada seragam pramugari Lion Air berwarna merah disertai dasinya.

Petugas Basarnas dan kepolisian membuka satu per satu tas itu. Barang-barang ini kemudian dikelompokkan menjadi barang bukti.

Selain barang-barang yang diduga milik penumpang, ada pula sejumlah interior pesawat yang sudah hancur.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Senin pagi.

Baca juga: 3 Anggota Polri Jadi Penumpang Pesawat Lion Air yang Jatuh

Pesawat itu mengangkut 178 orang dewasa, 1 anak, dan 2 bayi, serta 7 awak pesawat lainnya.

Puing-puing dan jenazah dari perairan dikirim ke Jakarta lewat Pelabuhan JICT Tanjung Priok.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya Setelah Dua Hari Meninggal

Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya Setelah Dua Hari Meninggal

Megapolitan
Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua kali Terjadi

Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Megapolitan
Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Megapolitan
Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Megapolitan
BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

Megapolitan
Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Megapolitan
Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Megapolitan
Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Megapolitan
Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Megapolitan
Siswi yang Menjadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Sudah Kembali Bersekolah

Siswi yang Menjadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Sudah Kembali Bersekolah

Megapolitan
Nasib Menunggu Mati, Becak di Kota Benteng

Nasib Menunggu Mati, Becak di Kota Benteng

Megapolitan
Kalimalang Kena ERP 2020, Dishub Kota Bekasi: 'Pemaksaan' Tanpa Solusi

Kalimalang Kena ERP 2020, Dishub Kota Bekasi: "Pemaksaan" Tanpa Solusi

Megapolitan
Pembunuhan Pemuda di Cengkareng, Polisi Tangkap 6 Orang, 2 Masih Buron

Pembunuhan Pemuda di Cengkareng, Polisi Tangkap 6 Orang, 2 Masih Buron

Megapolitan
Dipasung Bapaknya, Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Dipasung Bapaknya, Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X