Kompas.com - 02/11/2018, 20:37 WIB
Proyek Rusunami Klapa Village Kompas.com/DANI PRABOWOProyek Rusunami Klapa Village

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Fasilitasi Pemilik Rumah Sejahtera Dzikran Kurniawan mengatakan, rumah susun DP Rp 0 atau Solusi Rumah Warga (SAMAWA) Klapa Village baru mulai dicicil oleh pembelinya ketika unit yang dipesan sudah jadi.

"Mulai dicicil yang jelas rumahnya bisa dihuni dulu," kata Dzikran ketika dihubungi, Jumat (2/11/2018) malam.

Menurut Dzikran, pembeli baru mencicil setelah menghuni rumah dengan asumsi ia sebelumnya mengontrak.

Jika cicilan dimulai sebelum unit Klapa Village dihuni, dikhawatirkan akan membebani biaya hidup pembeli.

"Kalau dia harus bayar cicilan dan kontrakan juga kan berat," ujar Dzikran.

Baca juga: Pinjaman Uang Muka untuk Rusunami DP Rp 0 Dikenakan Bunga 2,5 Persen

Adapun Rusunami Klapa Village ditargetkan rampung Juli 2019. Pendaftaran untuk pembeliannya mulai dibuka Kamis (1/11/2018) kemarin. Pendaftar akan diseleksi oleh Dinas Perumahan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika lolos dan layak diberikan kredit rumah, mereka akan melaksanakan akad pembelian dengan bank dan pengembang.

"Sebulan setelah akadlah rencananya bisa dihuni," ujar Dzikran.

Baca juga: Dapatkah Buruh Berpenghasilan UMP Membeli Rusunami DP Rp 0?

Rusunami Klapa Village akan dibangun empat tower dengan total hunian 780 unit. Unit hunian dibagi dalam 3 tipe, yakni tipe studio 21, satu kamar tidur tipe 24, dan dua kamar tidur tipe 36.

Harga tiap unit bervariasi, mulai dari Rp 184 juta untuk yang tipe paling kecil hingga Rp 310 juta untuk tipe 36 yang memiliki dua kamar tidur.

Rusunami itu diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan Rp 4 juta hingga Rp 7 juta. Rusunami yang dibangun di lahan seluas 1,5 hektar itu masih dalam tahap pembangunan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Megapolitan
Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Megapolitan
Fakta Pandemi Covid-19 Jakarta Memburuk: Tembus 4.000 Kasus Baru, Varian Baru Mengganas

Fakta Pandemi Covid-19 Jakarta Memburuk: Tembus 4.000 Kasus Baru, Varian Baru Mengganas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro, Simak Pengaturannya

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro, Simak Pengaturannya

Megapolitan
Cerita Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Dulu Ludes, Kini Rugi Ratusan Juta Rupiah

Cerita Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Dulu Ludes, Kini Rugi Ratusan Juta Rupiah

Megapolitan
PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Masih Dibuka

PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Masih Dibuka

Megapolitan
UPDATE: Tambah 230 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.267 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 230 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.267 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Kilas Balik Peresmian MRT Jakarta yang Disambut Sorak-sorai Warga...

Kilas Balik Peresmian MRT Jakarta yang Disambut Sorak-sorai Warga...

Megapolitan
UPDATE: Tambah 56 Kasus di Kota Tangerang, 471 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 56 Kasus di Kota Tangerang, 471 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Daftar Hotel dan Tempat Isolasi Mandiri di DKI | Kasus Covid-19 Meledak

[POPULER JABODETABEK] Daftar Hotel dan Tempat Isolasi Mandiri di DKI | Kasus Covid-19 Meledak

Megapolitan
4 Fakta Sindikat Preman di Tanjung Priok, Berkedok Jasa Pengamanan hingga Raup Ratusan Juta Rupiah

4 Fakta Sindikat Preman di Tanjung Priok, Berkedok Jasa Pengamanan hingga Raup Ratusan Juta Rupiah

Megapolitan
Tren Kasus Positif Covid-19 pada Anak-anak Meningkat, Balita Ikut Jadi Korban

Tren Kasus Positif Covid-19 pada Anak-anak Meningkat, Balita Ikut Jadi Korban

Megapolitan
UPDATE: Tambah 394 Kasus Covid-19 di Depok, 6 Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 394 Kasus Covid-19 di Depok, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Wilayah Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Wilayah Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Jebol Indomaret Bantargebang, Pelaku Rusak CCTV Sebelum Bobol ATM

Jebol Indomaret Bantargebang, Pelaku Rusak CCTV Sebelum Bobol ATM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X