Pemprov DKI Akan Siapkan Tempat Kremasi untuk Umat Hindu di Jakarta

Kompas.com - 11/11/2018, 11:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara seni budaya di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Minggu (11/11/2018). RIMA WAHYUNINGRUM Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara seni budaya di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Minggu (11/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya akan memfasilitasi kegiatan beragama, dalam hal ini, untuk masyarakat yang memeluk agama Hindu, dengan menyiapkan tempat kremasi.

Rencana tersebut disampaikan usai membuka acara festival budaya Pesantian dan Geguntangan di Pura Chandra Prabha, Jelambar, Jakarta Barat, Minggu (11/11/2018).

"Kami siapkan dan insya Allah akan segera tuntas fasilitas kremasi bagi masyarakat Hindu di Jakarta," kata Anies di lokasi, Minggu.

Ia mengatakan, rencana tersebut dicetuskan setelah mendapat masukan masyarakat Jakarta Utara pada 2018 yang membutuhkan tempat kremasi, ketimbang tanah pemakaman.

Namun, Anies belum menyebutkan lokasi dan luas tempat kremasi untuk pemeluk agama Hindu yang disiapkan Pemprov DKI.

Dari rencana tersebut, Anies berharap agar pemeluk agama Hindu bisa menjadikan Jakarta sebagai lokasi yang untuk menjalani kegiatan beragama meskipun jauh dari ekosistem aslinya di Bali.

"Jadi pemerintah DKI akan terus memfasilitasi (dan) mendukung setiap kebutuhan-kebutuhan dasar bagi umat yang ada di Jakarta. Semua harus merasakan bahwa ini sebagai rumahnya dan menjadi tempat yang bisa dijalankan seluruh kegiatan beragama," terangnya.

Salah satu kegiatan beragama yang dilakukan festival budaya Pesantian dan Geguntangan ke-6, pada Minggu, yang dilakukan setiap tahunnya



Terkini Lainnya

BPN Kalbar: Penghitungan 'Real Count' Masih Belum Selesai

BPN Kalbar: Penghitungan "Real Count" Masih Belum Selesai

Regional
Cara Anies 'Paksa' Swasta Buatkan Ruang Terbuka Hijau untuk DKI...

Cara Anies "Paksa" Swasta Buatkan Ruang Terbuka Hijau untuk DKI...

Megapolitan
Klaim Real Count Prabowo-Sandiaga, Begini Cara Kerja BPN di Daerah

Klaim Real Count Prabowo-Sandiaga, Begini Cara Kerja BPN di Daerah

Regional
Ajak Pemilu Damai, Forpimda Magelang Deklarasi Sepakat Tunggu Keputusan KPU

Ajak Pemilu Damai, Forpimda Magelang Deklarasi Sepakat Tunggu Keputusan KPU

Regional
Dirut PLN Sofyan Basir, Tersangka Keempat dalam Kasus PLTU Riau 1

Dirut PLN Sofyan Basir, Tersangka Keempat dalam Kasus PLTU Riau 1

Nasional
3 Fakta Penemuan Jenazah di Atas Ember di Tangerang

3 Fakta Penemuan Jenazah di Atas Ember di Tangerang

Megapolitan
BPN Aceh Kumpulkan Data C1 Secara Manual, Saksi Antar Langsung ke Sekretariat

BPN Aceh Kumpulkan Data C1 Secara Manual, Saksi Antar Langsung ke Sekretariat

Regional
Hasil Sementara Situng KPU di DKI, PAN dan Partai Demokrat Menduduki Urutan Kelima

Hasil Sementara Situng KPU di DKI, PAN dan Partai Demokrat Menduduki Urutan Kelima

Megapolitan
Kericuhan Sekelompok Orang yang Tewaskan Anggota FBR di Daan Mogot

Kericuhan Sekelompok Orang yang Tewaskan Anggota FBR di Daan Mogot

Megapolitan
'Real Count' BPN Sulsel Digelar di Sekretariat DPD Gerindra, Setiap Saksi Foto Hasil Penghitungan Suara di TPS

"Real Count" BPN Sulsel Digelar di Sekretariat DPD Gerindra, Setiap Saksi Foto Hasil Penghitungan Suara di TPS

Regional
3 Pengawas Pemilu di NTT Pingsan Saat Penghitungan Suara di TPS

3 Pengawas Pemilu di NTT Pingsan Saat Penghitungan Suara di TPS

Regional
Peringatan Awal Teror Sri Lanka Berasal dari Tersangka ISIS di India

Peringatan Awal Teror Sri Lanka Berasal dari Tersangka ISIS di India

Internasional
Situng KPU Data 27,16 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,46 Persen, Prabowo-Sandi 44,54 Persen

Situng KPU Data 27,16 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,46 Persen, Prabowo-Sandi 44,54 Persen

Nasional
Kesaksian Rocky Gerung, Jengkel Dibohongi Ratna hingga Dihujat Netizen

Kesaksian Rocky Gerung, Jengkel Dibohongi Ratna hingga Dihujat Netizen

Megapolitan
'Pemilu 2019 Diakui Dunia, Kenapa 'Framing'-nya Menjadi Pemilu Kotor?'

"Pemilu 2019 Diakui Dunia, Kenapa 'Framing'-nya Menjadi Pemilu Kotor?"

Nasional

Close Ads X