Drainase Tersumbat Sampah Jadi Penyebab Banjir Taman Duta, Depok

Kompas.com - 05/12/2018, 09:49 WIB
Sampah menumpuk di saluran air Kali Laya, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/12/2018). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVASampah menumpuk di saluran air Kali Laya, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/12/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kota Depok, Manto, mengatakan banjir di Depok khususnya di Pondok Duta disebabkan drainase dan kali yang tersumbat sampah.

“Jadi ketika sampah menumpuk, kemudian hujan terus-menerus sehingga air kali itu tidak semua dapat ditampung dan ini yang kemudian membuat air kali ini meluap dan banjir. Ditambah lokasi titik banjir yg berada di cekungan,” ujar Manto, Rabu (5/12/2018).

Ia mengatakan Tim Satgas SDA Dinas PUPR Kota Depok telah rutin mengambil sampah dari kali-kali yang rawan banjir.

Baca juga: Hujan Deras, Perumahan Taman Duta Depok Kebanjiran

“Tim kami setiap hari ada di kali mengambil sampah kali-kali yang kerap kena banjir. Namun, setiap hari juga sampah tersebut ada,” ujar Manto.

Ia berharap, ada kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke kali.

“Harus ada kesadaran, kan itu melanggar peraturan tentang tata tertib buang sampah, seyogyanya dipilah dari rumah tangga antara sampah organik dan non-organik. Sampah non- organik bisa bernilai ekonomi,” kata Manto.

Sampah- sampah di kali itu mayoritas sampah rumah tangga seperti botol kemasan dan sterofom.

Perumahan Taman Duta, Cimanggis, Depok merupakan daerah langganan banjir.  Terakhir daerah itu dilanda banjir pada 29 Oktonber lalu.

Setelah hujan deras, sepanjang jalan perumahan Taman Duta tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa. Sejumlah kendaraan juga mogok karena memaksa menerjang banjir.

Baca juga: Banjir 80 Sentimeter Landa Perumahan Taman Duta Depok



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

Megapolitan
Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X