JICA Belum Setujui Pemindahan Depo MRT ke Stadion BMW

Kompas.com - 06/12/2018, 23:41 WIB
Direktur Utama PR MRT Jakarta William Sabandar dalam jumpa pers di Kantor MRT di Wisma Nusantara, Kamis (28/6/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Direktur Utama PR MRT Jakarta William Sabandar dalam jumpa pers di Kantor MRT di Wisma Nusantara, Kamis (28/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, Japan International Corporate Agency (JICA) belum menyetujui rencana pemindahan depo dari Kampung Bandan ke Stadion BMW. Padahal, JICA sudah mengucurkan pinjaman Rp 9,4 triliun untuk pembangunan fase II MRT.

"Harus lapor. Belum tentu disetujui," kata William ditemui di DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/12/2018)

Menurut William, jika disetujui, maka MRT harus mengikuti prosedur yang ditetapkan JICA soal pemindahan rute dan rancangan. MRT Jakarta saat ini sedang mempersiapkan feasibility study atau studi kelayakan terkait perubahan rute fase II.

Baca juga: Modal Dasar Jakpro, MRT, dan Sarana Jaya Dinaikkan

Kendati demikian, William memastikan konstruksi fase II tetap dimulai di 2019.

"Paket awalnya dulu yang kami mulai. Yang dari Bundaran HI ke Harmoni," kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan rencana memindahkan depo moda raya terpadu ( MRT) dari Kampung Bandan ke Stadion BMW di Sunter. Menurut Anies, hal itu karena lahan Kampung Bandan bermasalah.

"Kampung Bandan itu lahannya bermasalah. Bersengketa hukum enggak selesai-selesai," ujar Anies ditemui di kawasan Bundaran Senayan, Selasa (4/12/2018).


Terkini Lainnya

15 Camat Dikawal Super Hero 'Avengers' Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

15 Camat Dikawal Super Hero "Avengers" Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

Regional
Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Regional
Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Regional
Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Megapolitan
Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Internasional
Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Nasional
Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Megapolitan
Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Internasional
Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Regional
'Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa'

"Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa"

Regional
KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

Megapolitan
Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Internasional
Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Megapolitan
DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

Megapolitan
Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan 'Vlog Idiot' Ahmad Dhani

Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan "Vlog Idiot" Ahmad Dhani

Regional

Close Ads X