Kesiapan Jakarta Jelang Laga Penentuan Juara Persija - Kompas.com

Kesiapan Jakarta Jelang Laga Penentuan Juara Persija

Kompas.com - 09/12/2018, 07:33 WIB
Spanduk dukungan untuk Persija di JPO halte transjakarta Tegalan, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/12/2018)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Spanduk dukungan untuk Persija di JPO halte transjakarta Tegalan, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesebelasan Persija Jakarta akan menghadapi klub Mitra Kukar pada laga pekan ke-34 Liga 1 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/12/2018) sore nanti.

Persija dapat memastikan meraih mahkota juara Liga 1 Indonesia bila memenangi partai tersebut. Saat ini, Persija unggul satu poin dari pesaing terdekatnya, PSM Makassar.

Gelar juara itu akan menjadi gelar juara liga pertama yang diraih oleh Persija sejak 2001. Sejumlah persiapan pun telah dilakukan oleh Pemprov DKI maupun kepolisian guna menyukseskan hajatan tersebut.

1. Pengalihan Lalu Lintas

Pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan Gelora Bung Karno, sore nanti.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menyampaikan pengalihan arus ini bersifat situasional.

"Pemain dari akomodasi sampai dengan obyek akan dilakukan pengawalan termasuk suporter untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," kata Budiyanto dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Ini Pengalihan Arus Lalin Saat Laga Persija vs Mitra Kukar di GBK

Beberapa skema yang mungkin diterapkan adalah penutupan Jalan Pintu Satu Senayan, serta pengalihan arus supaya tidak ada kendaraan dari Slipi dan Semanggi yang memasuki Jalan Gerbang Pemuda.

2. 3.000 personel keamanan

Sebanyak 3.000 personel keamanan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan antara Persija dan Mitra Kukar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan, pengawalan dilakukan mulai dari penginapan pemain sampai sekitar SUGBK.

"Nantinya akan ada pengamanan jalur hotel tim Mitra Kukar, kami kawal sampai GBK, dan sebaliknya. Anggota juga ditempatkan di sekitar stadion GBK, termasuk lingkaran, pintu masuk GBK, dan di sekitar stadion," ujar Argo.

3. Jakmania diimbau tertib

Kelompok suporter Persija, The Jakmania, diimbau bersikap tertib saat mendukung klub Macan Kemayoran melawan Mitra Kukar sore nanti.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, dukungan total kepada Persija harus dibarengi dengan menjaga ketertiban secara total juga.

"Tunjukkan Jakmania bisa menjadi contoh suporter yang baik, contoh suporter yang tertib, contoh suporter yang bisa dibanggakan," ujar Anies.

Sementara itu, Argo mengingatkan para Jakmania tidak merusak fasilitas umum serta tidak membawa senjata tajam ke lokasi pertandingan.

4. 311 layar disiapkan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyediakan layar besar di 311 kantor kelurahan dan kecamatan di Jakarta untuk nonton bareng laga sepak bola Persija melawan Mitra Kukar.

Hal tersebut dilakukan lantaran banyak warga tidak mendapatkan tiket untuk menonton pertandingan tersebut secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

"(Menyediakan layar) di 311 lokasi di DKI kantor kelurahan kecamatan dibuka untuk warga nonton bareng karena tiketnya dalam hitungan menit sudah habis," kata Anies.

5. Spanduk optimisme juara

Spanduk-spanduk yang menggambarkan optimisme juaranya Persija sudah tersebar di sejumlah titik di Jakarta beberapa hari sebelum pertandingan.

Di Jakarta Timur misalnya, spanduk-spanduk dipasang di sejumlah jembatan penyeberangan orang. Bunyi spanduk itu melambangkan optimisme seperti 'Persija Juara 2018' atau 'Jakarta Wajib Angkat Piala, Juara'.

Baca juga: Pemprov DKI Akan Sediakan 311 Layar, Nonton Persija Vs Mitra Kukar

Anies menilai, spanduk-spanduk yang dipasang tersebut merupakan ekspresi warga Jakarta yang sudah lama merindukan prestasi Persija Jakarta.

"Luar biasa. Itu ekspresi genuine yang tidak ada perintah satupun dari siapapun. Itu suasana rakyat yang sudah rindu kemenangan dikembalikan ke Jakarta 17 tahun kita menanti," kata Anies.


Terkini Lainnya


Close Ads X