Pemkot Bekasi Upayakan Integrasi Transpatriot dan Transjakarta

Kompas.com - 30/12/2018, 10:10 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada awak media di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (28/12/2018).. KOMPAS.com/DEAN PAHREVIWali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada awak media di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (28/12/2018)..
Penulis Dean Pahrevi
|
Editor Krisiandi

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, operasional bus Transpatriot nantinya akan terintegrasi dengan Transjakarta yang sudah lebih dulu beroperasi di Kota Bekasi.

Hal itu dikatakan Rahmat, sebab Pemkot Bekasi mendapat hibah 21 bus dari Kementerian Perhubungan yang diperuntukkan menambah jumlah unit bus Transpatriot. Dengan tambahan 21 bus, kini terdapat total 29 bus transpatriot dan satu bus sekolah.

"Jadi nanti mengurangi transportasi (Transjakarta dari Bekasi) ke Jakarta, Transjakarta nanti feedernya tuh ini (Transpatriot), jadi ada interkonesksinya. Ke Jakarta tuh pakai ini (Transpatriot), Transjakarta selesai," kata Rahmat saat ditemui Kompas.com di Kantor Pemkot Bekasi, Sabtu (29/12/2018).

Baca juga: Tri: 21 Bus Tambahan Masih Kurang untuk Perpendek Headway Transpatriot


Rahmat menjelaskan, nantinya warga Kota Bekasi bisa menggunakan Transpatriot untuk berpergian ke Jakarta. Sebelumnya, Transjakarta melayani warga Kota Bekasi yang menuju Jakarta.

Integrasi Transpatriot dan Transjakarta termasuk dalam kerja sama yang dilakukan antara Pemkot Bekasi dan Pemprov Jakarta.

"Nanti integrasi sama Transjakarta, nanti ada feeder-feeder Transjakarta, nanti kita atur termasuk nanti ada penambahan untuk bus sekolah," jelas Rahmat.

Selain integrasi Transpatriot, pemkot Bekasi juga bekerja sama dengan DKI untuk membangun park and ride yang terletak di tiga titik wilayah Kota Bekasi dan dibiayai Pemprov DKI.

Baca juga: Bus Hibah Kemenhub untuk Transpatriot Ditargetkan Beroperasi Pekan Depan

"Kita juga ada kerja sama dengan DKI dengan Pak Gubernur nanti ada park and ride, di terminal, PMI, sama stadion, kita punya tiga park and ride sedang kita persiapkan," ujar Rahmat.

Diketahui, Park and ride itu nantinya terletak di Alun-alun Kota Bekasi, sekitar Stadion Patriot Candrabhaga, dan Terminal Bekasi.

Dengan adanya park and ride, nantinya warga Kota Bekasi bisa memarkirkan kendaraannya untuk lanjut naik transportasi umum seperti bus atau kereta menuju Jakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

Megapolitan
Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

Megapolitan
3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

Megapolitan
Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

Megapolitan
BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

Megapolitan
Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

Megapolitan
SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X