Anies Minta Penangkapan Kucing dan Anjing Ditunda, Dinas KPKP Hanya Akan Sosialisasi

Kompas.com - 08/01/2019, 09:06 WIB
Sosialisasi hewan penular rabies di Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019). Kompas.com/AryaditaSosialisasi hewan penular rabies di Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta untuk menunda rencana penangkapan anjing dan kucing liar.

Hal tersebut diumumkan Anies melalui akun Twitter-nya @aniesbaswedan Selasa (8/1/2019) pukul 07.51.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Sri Hartati mengungkapkan, hari ini mereka hanya akan melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran penyakit lewat hewan penular rabies (HPR) ke masyarakat.

"Iya hari ini kita mengadakan sosialisasi saja, sosialisasi tetap, hanya penangkapan itu ditunda," ujar Tati ketika dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.


Baca juga: Anies Minta Penangkapan Kucing dan Anjing Liar Ditunda

Sosialisasi tetap akan dilaksanakan di kelima titik yang sudah direncanakan Dinas KPKP sebelumnya.

Tati juga mengungkapkan akan menjalankan instruksi gubernur untuk berkomunikasi dengan komunitas pencinta hewan.

"Kita (akan) komunikasi dulu dengan (komunitas) penyayang, mungkin karena soal komunikasi saja," jelasnya

Tati menyebutkan Dinas KPKP akan membuat sebuah acara yang mengundang komunitas-komunitas penyayang binatang terkait anjing dan kucing yang diliarkan oleh masyarakat.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diketahui soal Rencana DKI Razia Anjing dan Kucing Hari Ini...

Namun ia belum memiliki waktu pasti kapan acara tersebut akan dilaksanakan

"Sesegera mungkin kita akan bicara karena begini, ini kan bukan masalah pemerintah saja, tapi masalah kita bersama," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X