Kompas.com - 12/01/2019, 11:55 WIB
Tampak sejumlah motor mogok akibat menerobos jalan KH. Noer Ali, Bekasi Barat, Kota Bekasi tepatnya di Kolong Tol JORR yang terendam banjir, Selasa (30/10/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVITampak sejumlah motor mogok akibat menerobos jalan KH. Noer Ali, Bekasi Barat, Kota Bekasi tepatnya di Kolong Tol JORR yang terendam banjir, Selasa (30/10/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, banjir di kolong tol JORR, Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi disebabkan kecilnya ukuran gorong-gorong pada jalan.

Arief mengatakan, ukuran gorong-gorong yang hanya 40x40 sentimeter dan panjang 30 meter itu tidak cukup untuk menampung debit air ketika hujan dan mengalir ke kolong tol JORR.

"Saat intensitas hujan deras, bisa jalan lumpuh karena tergenang banjir. Saluran air tak sebanding dengan volume air, karena itukan berada di cekungan jadi air turun semua kesana," kata Arief kepada Kompas.com, Jumat (12/1/2019).

Baca juga: Pemkot Bekasi Minta 3 Perusahaan Ikut Atasi Banjir di Kolong Tol JORR

Arief menambahkan, Pemkot Bekasi pun sudah melakukan upaya untuk mengatasi banjir dengan membuat kolam penampungan air dan memasang mesin penyedot air. Namun hasilnya masih belum maksimal sebab jumlah air yang datang saat hujan deras sangat besar.

"Kolam penampungan kita hanya berukuran 2,5 x 2 meter dengan ketinggian 1 meter, debit air yang mengalir ke jalan itu jumlahnya puluhan kubik, ditambah lagi ada gorong-gorong banyak kabel utilitas milik PLN," ujar Arief.

Baca juga: Ini Penyebab Banjir Kerap Merendam Kolong Tol JORR Bekasi

Menurut Arief, solusi untuk menangani permasalahan banjir di kolong tol JORR, Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang ialah dengan memperlebar saluran air agar bisa menampung datangnya air ketika hujan.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air pada DBMSDA Kota Bekasi Yudianto mengatakan, terkait hal itu, Pemkot Bekasi sudah meminta kepada tiga pihak yakni, pelaksana proyek pembangunan tol Becakayu, pengembang kawasan Kota Bintang, dan PLN untuk ikut andil menangani permasalagan banjir tersebut.

"Desainnya sudah ada yang buat. Gorong-gorong yang ada saat ini tidak cukup menampung air untuk mengaliri ke aliran sungai Kali Cakung makanya kerap terendam banjir, mudah-mudahan pekan depan mereka bisa ekspose desainnya," tutur Yudianto.

Baca juga: Antisipasi Banjir Kolong Tol JORR Bekasi, Pemkot Andalkan Pompa

Diketahui, jika hujan deras mengguyur, Jalan KH. Noer Ali dibawah kolong tol JORR kerap direndam banjir selutut orang dewasa. Hal itu membuat arus lalu lintas macet, bahkan jalan lintas Jakarta-Bekasi itu lumpuh sementara.

Kemacetan yang terjadi pun biaa mencapai 500 meter karena kendaraan roda empat tidak bisa melintasi banjir tersebut. Kendaraan roda dua yang memaksakan diri melewati banjir pun sering mogok.

Kompas TV Empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di ruas tol JORR kilometer 50diPulogebang, Cakung, Jakarta Timur, padaKamis (3/1) pagi.<br /> <br /> Akibat kecelakaan ini,seorangsopir bus pariwisata yang membawa rombongan anak sekolah terjepit kemudi busyang ia kendarai.<br /> <br /> Bus pariwisatayang dikendarai korban punrusak parah usai menabrak truk kontainer.<br /> <br /> Penumpang bus yang rata-rata merupakan pelajar dan guru langsung dievakuasi petugas ke pinggir jalan tol.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasib Naas Pengendara Mobil di Cakung: Disangka Maling, Dikejar Massa dan Dipukuli hingga Tewas

Nasib Naas Pengendara Mobil di Cakung: Disangka Maling, Dikejar Massa dan Dipukuli hingga Tewas

Megapolitan
Ingat, Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan Jakarta Masih Berlaku di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Ingat, Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan Jakarta Masih Berlaku di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Megapolitan
PSI Tegaskan Tidak Anti Formula E, asalkan Anies Selesaikan Dulu Masalah Banjir dan Macet

PSI Tegaskan Tidak Anti Formula E, asalkan Anies Selesaikan Dulu Masalah Banjir dan Macet

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kecelakaan Dua Truk di Gatot Subroto| Konvoi Mobil Mewah Ditegur Polisi

[POPULER JABODETABEK] Kecelakaan Dua Truk di Gatot Subroto| Konvoi Mobil Mewah Ditegur Polisi

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: Tambah 133 Kasus di Kota Tangerang, 741 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Januari: Tambah 133 Kasus di Kota Tangerang, 741 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

Megapolitan
12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Megapolitan
Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Megapolitan
Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Megapolitan
Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Megapolitan
Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Megapolitan
Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.