Penataan Bantaran Kalimalang Bekasi Tunggu Proses Administrasi

Kompas.com - 12/01/2019, 12:20 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada awak media di Rumah Sakit Global Awal Bros, Jalan KH. Noer Ali, Kota Bekasi, Kamis (27/9/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVIWakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada awak media di Rumah Sakit Global Awal Bros, Jalan KH. Noer Ali, Kota Bekasi, Kamis (27/9/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, proyek pembangunan penataan bantaran Kalimalang, Kota Bekasi masih menunggu proses administrasi.

Sebelumnya direncanakan awal 2019 pembangunan penataan bantaran Kalimalang sudah dimulai.

"(Tahun) 2019 dikerjakan itu ada proses, proses administrasinya kan ada proses lelang, perencanaan dan lain sebagainya, nah ini yang saya kira belum selesai," kata Tri di Kantor Pemkot Bekasi, Sabtu (12/1/2019).

Baca juga: Pemerintah Pusat Bantu Tata Bantaran Kalimalang

Tri menambahkan, setelah proses administrasi itu selesai, pembangunan penataan Kalimalang akan dimulai dan ditargetkan rampung pada akhir 2019.

Adapun proyek penataan bantaran Kalimalang ini mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

Pemprov Jawa Barat yang sebelumnya akan menata Kalimalang yang terletak di area Giant Mega Bekasi, kini bergeser harus menata bantaran Kalimalang dekat UNISMA (Universitas Islam'45). Sedangkan bantaran Kalimalang area Giant akan ditata Pemerintah Pusat.

"Kalimalang depan Giant yang kemarin mau diselesaikan Pak Gubernur, nanti akan diselesaikan oleh Kementerian PUPR. Nanti yang Bekasi timur digunakan oleh Pemrov Jabar," ujar Tri.

Baca juga: Jalan di Kalimalang Bekasi Masih Ada yang Rusak, Perbaikan Dilakukan Bertahap

Adapun anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Pusat tidak jauh beda dengan yang digelontorkan Pemprov Jawa Barat yakni sekitar Rp 45 miliar.

"Yang jelas sesuai dengan gambar ya kurang lebih sekitar Rp 45 miliar. Kalau yang Jawa Barat yang Giant itu kan tadinya sekitar Rp 49 miliar karena itu digeser ke depan UNISMA berarti dibawa ke sana dong. Nah yang di Giant berarti kurang lebih lah gitu," tutur Tri.

Diketahui, terdapat empat zona yang akan dibangun terkait penataan sungai Kalimalang sepanjang lima kilometer yakni, zona edukatif, ekologi, selebrasi, dan komersil.

Zona yang dibangun terlebih dahulu yaitu, zona selebrasi yang dibangun oleh Pemerintah Pusat di sekitar Giant Mega Bekasi dan zona edukatif yang dibangun oleh Pemprov Jawa Barat di sekitar Kampus UNISMA.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Megapolitan
Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

Megapolitan
Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Megapolitan
TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

Megapolitan
Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Megapolitan
Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X