Jalan di Kalimalang Bekasi Masih Ada yang Rusak, Perbaikan Dilakukan Bertahap

Kompas.com - 28/12/2018, 18:50 WIB
Tampak Jalan KH Noer Ali, Kota Bekasi masih ada yang rusak, perbaikan pun akan dilakukan bertahap, Jumat (28/12/2018). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITampak Jalan KH Noer Ali, Kota Bekasi masih ada yang rusak, perbaikan pun akan dilakukan bertahap, Jumat (28/12/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Widayat Subroto mengatakan, perbaikan jalan rusak di Jalan Raya Kalimalang dan Jalan KH Noer Ali akan dilakukan secara bertahap.

Widayat mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan pengelola proyek Tol Becakayu untuk memperbaiki kerusakan di sejumlah titik di jalan tersebut.

"Kita kerja sama dengan Becakayu karena menjadi tanggung jawab mereka sekarang. Selama mereka bekerja di sini maka jadi tanggung jawab mereka, tetapi kita tidak berdiam diri, kita ada lubang-lubang kita tangani secara bertahap," kata Widayat kepada Kompas.com, Jumat (28/12/2018).

Baca juga: Pemkot Bekasi Akan Inspeksi Jalan KH Noer Ali Usai Diperbaiki

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Jalan KH Noer Ali, tepatnya di depan Rumah Sakit Budi Lestari yang sebelumnya rusak parah, sudah mulus kembali.

Selain itu, jalan di bawah kolong Tol JORR arah Jakarta yang sebelumnya juga berlubang besar sudah diperbaiki.

Namun, masih ada sejumlah titik jalan yang berlubang, seperti di depan Mal Metropolitan, Jalan KH Noer Ali. Hanya saja, kerusakannya tidak parah seperti sebelumnya.

"Iya kolong JORR arah Jakarta, kita sudah benerin tapi masih ada sisanya. Nanti kita kasih conblock yang lubang dalam supaya enggak dalam. Itu belum selesai masih dalam pekerjaan," ujar Widayat.

Baca juga: Jalan KH Noer Ali Bekasi Ditargetkan Mulus pada 15 Desember

Ia juga mengatakan, pelarangan truk bertonase besar melintas di Jalan KH Noer Ali yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Bekasi membantu menjaga jalan agar tetap baik.

Kondisi Jalan Kalimalang yang rusak kerap dikeluhkan pengendara karena memicu kemacetan.

Jalan rusak salah satunya karena kerap dilintasi truk bertonase besar sehingga membuat jalan berlubang dan tidak rata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X