Dubes 17 Negara Uni Eropa Diundang Jajal MRT di Jakarta

Kompas.com - 12/02/2019, 20:07 WIB
Rangkaian kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Foto diambil Kamis (27/12/2018). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELARangkaian kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Foto diambil Kamis (27/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta mengundang 17 Kedutaan Besar negara-negara Uni Eropa untuk melakukan uji coba MRT dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus.

Negara-negara tersebut di antaranya Belanda, Italia, Bulgaria, Belgia Cekoslovakia, Jerman, dan Prancis.

Baca juga: Jokowi: MRT adalah Keputusan Politik yang Saya Ambil dengan Segala Risiko...

Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin mengatakan, undangan uji coba bagi Kedubes Uni Eropa ini untuk menunjukkan sistem transportasi yang dimiliki Jakarta namun berkelas internasional.

"Kami mengundang komunitas-komunitas, termasuk dari duta besar Uni Eropa, bergabung untuk mencoba kereta kami dan menunjukkan bahwa MRT Jakarta adalah sistem transportasi yang kelas dunia yang bisa memberikan layanan yang terbaik bagi semua warga," ucap Kamaluddin di kereta MRT Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Ia berharap setelah mengajak para dubes, mereka bisa mensosialisasikan kepada warga negara masing-masing agar ketika berkunjung ke Jakarta bisa menggunakan MRT.

"Jadi ini penting sekali. Jadi mereka bisa mensosialisasikan kepada warga masing-masing ketika berkunjung ke Jakarta tidak perlu lagi menggunakan kendaraan, termasuk keluarganya nanti bisa menggunakan MRT Jakarta dan kendaraan publik lainnya yang disediakan pemerintah," ujarnya.

Baca juga: Transjakarta Gelar Sayembara Desain Integrasi Halte dan Stasiun MRT

Kamaluddin berharap ke depannya negara-negara Uni Eropa bisa melakukan investasi kepada MRT Jakarta. 

"Oh pasti jadi (penawaran investasi), untuk pengembangan jaringan ke depannya karena MRT berkembang terus. 16 kilometer tambah 8 kilometer itu akan terbuka untuk investasi negara lain," tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Patuh Protokol Kesehatan Bukan karena Ada Petugas

Wagub DKI: Patuh Protokol Kesehatan Bukan karena Ada Petugas

Megapolitan
Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19, Pemkot Bogor Cari Tempat Isolasi

Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19, Pemkot Bogor Cari Tempat Isolasi

Megapolitan
Sidang Sengketa Hasil Pilkada Tangsel 2020 Digelar 29 Januari

Sidang Sengketa Hasil Pilkada Tangsel 2020 Digelar 29 Januari

Megapolitan
2.263 Tenaga Kesehatan di Bogor Sudah Disuntik Vaksin Tahap Pertama

2.263 Tenaga Kesehatan di Bogor Sudah Disuntik Vaksin Tahap Pertama

Megapolitan
Jumlah Penumpang KRL di Stasiun Bekasi, Bogor, dan Sudimara Meningkat

Jumlah Penumpang KRL di Stasiun Bekasi, Bogor, dan Sudimara Meningkat

Megapolitan
Tak Kantongi Izin Operasional, Penginapan AVA OYO di Pademangan Ditutup Permanen

Tak Kantongi Izin Operasional, Penginapan AVA OYO di Pademangan Ditutup Permanen

Megapolitan
56.544 Warga Jakpus Dapat Bansos Tunai, Terbanyak di Johar Baru

56.544 Warga Jakpus Dapat Bansos Tunai, Terbanyak di Johar Baru

Megapolitan
Polisi Tangkap 7 Orang Pembuat hingga Pemesan Surat PCR Palsu

Polisi Tangkap 7 Orang Pembuat hingga Pemesan Surat PCR Palsu

Megapolitan
TPU Srengseng Sawah Kini Penuh untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

TPU Srengseng Sawah Kini Penuh untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Curi Hand Sanitizer di Bus Transjakarta, Pelaku Akui untuk Obati Kaki yang Sakit

Curi Hand Sanitizer di Bus Transjakarta, Pelaku Akui untuk Obati Kaki yang Sakit

Megapolitan
Tunggu Sidang MK, KPU Tangsel Belum Tetapkan Pasangan Terpilih

Tunggu Sidang MK, KPU Tangsel Belum Tetapkan Pasangan Terpilih

Megapolitan
Pembawa 5 Kg Sabu Ditangkap di Terminal Palembang Tujuan Jakarta, Polisi: Sudah 4 Kali Beraksi

Pembawa 5 Kg Sabu Ditangkap di Terminal Palembang Tujuan Jakarta, Polisi: Sudah 4 Kali Beraksi

Megapolitan
Penyelundup Sabu dari Palembang ke Jakarta Berpura-pura Jadi Penumpang Bus

Penyelundup Sabu dari Palembang ke Jakarta Berpura-pura Jadi Penumpang Bus

Megapolitan
KPAI: Ironis, 15 Persen Kasus Covid-19 Depok Diderita Anak-anak

KPAI: Ironis, 15 Persen Kasus Covid-19 Depok Diderita Anak-anak

Megapolitan
Wagub DKI: Jam Operasional Mal dan Restoran Diperpanjang atas Permintaan Pelaku Usaha

Wagub DKI: Jam Operasional Mal dan Restoran Diperpanjang atas Permintaan Pelaku Usaha

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X