Artis Jupiter Sembunyikan Sabu di Tempat Kacamata

Kompas.com - 13/02/2019, 16:59 WIB
Jupiter Fortissimo ditemui di pelataran Gedung Trans, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (9/10/2018). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANJupiter Fortissimo ditemui di pelataran Gedung Trans, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (9/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, artis Jupiter Fourtissimo (JF) menyimpan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,52 gram di tempat kacamata.

"Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa alat isap sabu dan korek api di bawah meja. Menurut keterangan tersangka JF, alat isap sabu tersebut miliknya dan menyimpan dua plastik klip berisi sabu di dalam kacamata miliknya," kata Argo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (13/2/2019).

Argo mengungkapkan, polisi juga menangkap teman Jupiter bernama Eko Agus Iswanto yang menyimpan narkotika jenis sabu seberat 2,05 gram.

"Empat plastik klip berisi narkotika jenis sabu itu dimasukkan ke dalam bungkus rokok," ujar Argo.


Baca juga: Jupiter Fortissimo Ditangkap di Kos dengan Narkotika Jenis Sabu

Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya yakni satu alat isap tembakau (cangklong), dua alat isap sabu (bong), dua telepon genggam, satu lembar uang kertas Rp 100.000, dan dua buah korek api gas.

Diberitakan sebelumnya, Jupiter dan Eko ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sebuah indekos di Jalan Tawakal V, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Senin (11/2/2019). Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya kegiatan penyalahgunaan narkotika.

Saat ini, kasus penyalahgunaan narkotika itu sedang diproses oleh tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ninoy Karundeng Bantah Diobati Dokter Insani Saat Dianiaya

Ninoy Karundeng Bantah Diobati Dokter Insani Saat Dianiaya

Megapolitan
Tolak Berhubungan Badan, Wanita di Cikupa Dianiaya Pacarnya

Tolak Berhubungan Badan, Wanita di Cikupa Dianiaya Pacarnya

Megapolitan
Dishub DKI Sedang Kaji 3 Hal Terkait Pengoperasian Skuter Elektrik

Dishub DKI Sedang Kaji 3 Hal Terkait Pengoperasian Skuter Elektrik

Megapolitan
Pengoperasian Becak Listrik di Jakarta Terganjal Perda

Pengoperasian Becak Listrik di Jakarta Terganjal Perda

Megapolitan
Polda Metro Jaya Nyatakan Tak Buat Pesan Berantai soal Pengamanan Ibadat di Gereja

Polda Metro Jaya Nyatakan Tak Buat Pesan Berantai soal Pengamanan Ibadat di Gereja

Megapolitan
Viral, Seorang Pria Dikeroyok di Stasiun Jurangmangu

Viral, Seorang Pria Dikeroyok di Stasiun Jurangmangu

Megapolitan
Ditinggal Pergi Ibu, Balita Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 7 Rusunawa Tambora

Ditinggal Pergi Ibu, Balita Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 7 Rusunawa Tambora

Megapolitan
Ketua RT Tugu Selatan Kerepotan Atur Penerangan Jembatan Kerang Hijau

Ketua RT Tugu Selatan Kerepotan Atur Penerangan Jembatan Kerang Hijau

Megapolitan
Hari-hari Terakhir Affan, Bocah 10 Tahun yang Tewas Ditabrak Kereta Api

Hari-hari Terakhir Affan, Bocah 10 Tahun yang Tewas Ditabrak Kereta Api

Megapolitan
Setelah Nenek Buta Huruf Ditipu, Kini Rumahnya Berdiri di Atas Tanah dengan 2 Pemilik Berbeda

Setelah Nenek Buta Huruf Ditipu, Kini Rumahnya Berdiri di Atas Tanah dengan 2 Pemilik Berbeda

Megapolitan
Polisi: Bom Rakitan yang Disita Bersama Abdul Basith Berdaya Ledak Radius 30 Meter

Polisi: Bom Rakitan yang Disita Bersama Abdul Basith Berdaya Ledak Radius 30 Meter

Megapolitan
Meski Dipasangi Pagar, Pelintasan Sebidang Dekat Stasiun Palmerah Tetap Bisa Dilalui Kendaraan

Meski Dipasangi Pagar, Pelintasan Sebidang Dekat Stasiun Palmerah Tetap Bisa Dilalui Kendaraan

Megapolitan
Cerita soal Jembatan Kerang Hijau, Iseng Ajukan ke Pemkot Hingga Terkejut dengan Desainnya

Cerita soal Jembatan Kerang Hijau, Iseng Ajukan ke Pemkot Hingga Terkejut dengan Desainnya

Megapolitan
Polisi: Abdul Basith Rencanakan Peledakan untuk Gagalkan Pelantikan Presiden-Wapres

Polisi: Abdul Basith Rencanakan Peledakan untuk Gagalkan Pelantikan Presiden-Wapres

Megapolitan
Pemkot Tangsel Akan Tambah Personel untuk Awasi Truk

Pemkot Tangsel Akan Tambah Personel untuk Awasi Truk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X