KRL Bogor-Jatinegara Dilempari Batu, 1 Penumpang Terluka

Kompas.com - 14/02/2019, 18:27 WIB
Kereta rel listrik (KRL) rute Bogor-Jatinegara yang sedang melintas di antara Stasiun Pasar Minggu dan Pasar Minggu Baru dilempari batu oleh orang tak dikenal pada Kamis (14/2/2019) pukul 14.55 WIB. Kejadian itu mengakibatkan kaca jendela kereta dengan nomor 1787/1788 pecah  KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA Kereta rel listrik (KRL) rute Bogor-Jatinegara yang sedang melintas di antara Stasiun Pasar Minggu dan Pasar Minggu Baru dilempari batu oleh orang tak dikenal pada Kamis (14/2/2019) pukul 14.55 WIB. Kejadian itu mengakibatkan kaca jendela kereta dengan nomor 1787/1788 pecah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kereta rel listrik ( KRL) rute Bogor-Jatinegara yang sedang melintas di antara Stasiun Pasar Minggu dan Pasar Minggu Baru dilempari batu orang tak dikenal, Kamis (14/2/2019) pukul 14.55. 

VP Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa mengatakan, kejadian tersebut mengakibatkan kaca jendela kereta dengan nomor 1787/1788 pecah dan seorang penumpang terluka.

"Aksi pelemparan batu mengakibatkan kaca jendela pecah dan seorang pengguna jasa mengalami luka ringan terkena serpihan kaca," kata Eva saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Pilihan Rumah Dekat Stasiun KRL


Eva mengatakan, penumpang mengalami luka ringan di bagian dahi akibat terkena serpihan kaca.

Penumpang tersebut telah mendapatkan penanganan dari petugas Stasiun Pasar Minggu Baru.

"Telah mendapatkan penanganan kesehatan sesampainya di Stasiun Pasar Minggu Baru dan selanjutnya kembali melanjutkan perjalanan menggunakan KRL selanjutnya," ujar Eva.

Baca juga: Tahun Ini, KMT Ditargetkan Bisa untuk Transaksi Pembayaran Transportasi Selain KRL

Adapun, kereta tujuan Jatinegara tersebut hanya beroperasi sampai Stasiun Tanah Abang.

"Kereta itu kembali ke depo untuk menjalani proses pergantian kaca," kata dia.

Petugas KCI kemudian menyisir lokasi untuk mencari pelaku. Namun, pelaku tidak ditemukan. 

"Kami sangat berharap kerjasama dari seluruh masyarakat dan pengguna jasa untuk ikut menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KRL dengan tidak melakukan aksi-aksi vandalisme (pelemparan batu)," ujar Eva.



Terkini Lainnya


Close Ads X