Jalan Ciledug Raya Tergenang, Pasukan Biru Bersihkan Saluran Air

Kompas.com - 17/02/2019, 19:24 WIB
Pasukan biru Dinas Sumber Daya Air membersihkan saluran air di Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019). DOK SUKU DINAS SUMBER DAYA AIR JAKARTA SELATANPasukan biru Dinas Sumber Daya Air membersihkan saluran air di Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Holi Susanto mengatakan, ia telah mengerahkan jajarannya untuk membersihkan saluran air di Jalan Ciledug Raya.

Pembersihan dilakukan setelah ruas jalan tersebut banjir pada Sabtu (16/2/2019) hingga Minggu (18/2/2019) dini hari.

" Pasukan biru langsung kuras lumpur di saluran air," kata Holi kepada Kompas.com, Minggu sore.

Holi menuturkan, banjir yang terjadi semalam di antara Seskoal dan Cipulir disebabkan karena hujan deras.

Air menggenang lantaran kapasitas selokan tak memadai untuk mengalirkan air ke Kali Pesanggrahan.

Baca juga: Banjir Rendam Perbatasan Ciledug-Joglo, Kendaraan Tak Bisa Melintas

"Semalam hujan sangat deras, butirannya juga besar-besar, air mengantre saja," ujar Holi.

Selain itu, daerah Cipulir juga rendah dan posisinya di cekungan sehingga membuat air cepat menggenang di sana.

Holi berharap usai pembersihan selokan, aliran air lebih lancar.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Sabtu malam menimbulkan genangan di Jalan MT Haryono, Jalan Kemang Utara IX, Jalan Ciledug Raya, Jalan Kebon Manggis, Jalan Pancoran Barat, Jalan Swadarma Utara, Jalan Pengadegan Utara Raya, Jalan Sultan Iskandar Muda depan Gandaria City, dan Jalan Kober Cipete.

Di Jalan Ciledug Raya, genangan mencapai 50 sentimeter dan mengakibatkan lalu lintas terhambat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Megapolitan
Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Megapolitan
Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Megapolitan
KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol Jorr Bekasi Barat

Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol Jorr Bekasi Barat

Megapolitan
Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

Megapolitan
Penyanyi Nindy Kembali Diperiksa Polisi, Kali Ini Soal Kepemilikan Senjata Api Suaminya

Penyanyi Nindy Kembali Diperiksa Polisi, Kali Ini Soal Kepemilikan Senjata Api Suaminya

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Sesalkan KPU Buka Kota Suara Tanpa Perintah MK

Bawaslu Tangsel Sesalkan KPU Buka Kota Suara Tanpa Perintah MK

Megapolitan
Beda PPKM di Jakarta Tahap I dan II yang Perlu Diketahui

Beda PPKM di Jakarta Tahap I dan II yang Perlu Diketahui

Megapolitan
Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Megapolitan
Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Megapolitan
Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Megapolitan
Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X