BPTJ: 2020 LRT Cibubur-Baranangsiang Akan Dibangun

Kompas.com - 14/03/2019, 21:20 WIB
Light Rail Transit (LRT) Palembang telah menetapkan sistem integrasi dengan BRT untuk menarik minat masyarakat, Jumat (22/2/2019).KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Light Rail Transit (LRT) Palembang telah menetapkan sistem integrasi dengan BRT untuk menarik minat masyarakat, Jumat (22/2/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Direktur Prasarana Badan pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Heru Wisnu Wibowo mengatakan, pihaknya akan membangun light rail transit ( LRT) dari Cibubur hingga Terminal Barananggsiang, Bogor, pada 2020.

“Tahun 2017 sudah selesai pra-studi kelayakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Tahun ini (2019) mau dilanjutkan ke final business atau studi kelayakan, jadi tahun depan sudah bisa dibangun (LRT Cibubur hingga Baranangsiang),” ujar Heru, di Tapos, Depok, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: Depok Akan Punya LRT

Dalam pembangunan LRT ini, pihaknya akan menggandeng perusahaan swasta yang berminat dengan menggunakan skema kerja sama pemerintah-badan usaha (KPBU).

“Setelah selesai studi kelayakan, akan dilanjutkan ke proses lelang. Kalau yang LRT Cawang-Cibubur kan kontraktornya PT Adhi Karya owner-nya PT MRT. Nah untuk kelanjutannya itu akan dibangun oleh swasta dengan cara lelang,” ujar dia.

Sejauh ini, pembangunan proyek LRT Jabodebek fase I hingga Januari 2019 telah mencapai 56,1 persen.

Pembangunan LRT Jabodebek fase I membentang dari Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang kemudian Cawang-Dukuh Atas.

Baca juga: DPRD Belum Tetapkan Subsidi, Tarif MRT dan LRT Tidak Jelas

Rute LRT Jabodebek membentang sepanjang 44,3 kilometer.

Progress untuk rute Cawang-Cibubur 76,21 persen, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 44,19 persen, dan Cawang-Bekasi Timur 51,06 persen.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Anies Usulkan Pemisahan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Anies Usulkan Pemisahan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Megapolitan
Ditargetkan Rampung Agustus, Begini Progres Pembangunan Rusunami DP Rp 0

Ditargetkan Rampung Agustus, Begini Progres Pembangunan Rusunami DP Rp 0

Megapolitan
Produksi Sabu Rumahan, MG Menjualnya Rp 700.000 Per Gram

Produksi Sabu Rumahan, MG Menjualnya Rp 700.000 Per Gram

Megapolitan
Pengacara Klaim Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana

Pengacara Klaim Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana

Megapolitan
Rusunami DP Rp 0 Jilid II Akan Dibangun September 2019 di Cilangkap

Rusunami DP Rp 0 Jilid II Akan Dibangun September 2019 di Cilangkap

Megapolitan
Kepsek SMAN 68 Jakarta: Banyak Orangtua Antre dari Subuh karena Keliru

Kepsek SMAN 68 Jakarta: Banyak Orangtua Antre dari Subuh karena Keliru

Megapolitan
Dalam PPDB Sistem Zonasi, Nilai Siswa Tetap Diperhitungkan

Dalam PPDB Sistem Zonasi, Nilai Siswa Tetap Diperhitungkan

Megapolitan
Polisi Sebut Kivlan Zen Tidak Kooperatif, Ini Tanggapan Pengacara...

Polisi Sebut Kivlan Zen Tidak Kooperatif, Ini Tanggapan Pengacara...

Megapolitan
Keluarga TNI: Kenapa PPDB Sesuai KK? Kan Kita Pindah-pindah, Tugas Negara

Keluarga TNI: Kenapa PPDB Sesuai KK? Kan Kita Pindah-pindah, Tugas Negara

Megapolitan
Rusunawa KS Tubun Diperuntukkan bagi Warga Berpenghasilan Rp 4 Juta-7 Juta

Rusunawa KS Tubun Diperuntukkan bagi Warga Berpenghasilan Rp 4 Juta-7 Juta

Megapolitan
Karyawan dan Pemilik Gudang Elektronik di Bekasi Disekap dan Dirampok

Karyawan dan Pemilik Gudang Elektronik di Bekasi Disekap dan Dirampok

Megapolitan
Pendaftar PPDB Membeludak, SMPN 115 Jakarta Terapkan Sistem Antre seperti di Bank

Pendaftar PPDB Membeludak, SMPN 115 Jakarta Terapkan Sistem Antre seperti di Bank

Megapolitan
Akhirnya Rusunawa KS Tubun Siap Dihuni Agustus, Tarifnya Rp 1,5 Juta

Akhirnya Rusunawa KS Tubun Siap Dihuni Agustus, Tarifnya Rp 1,5 Juta

Megapolitan
PPDB di SMAN 78, Pendaftar Capai 400 Antrean pada Pagi Hari

PPDB di SMAN 78, Pendaftar Capai 400 Antrean pada Pagi Hari

Megapolitan
Demi PPDB, Orangtua Murid Antre Sejak 04.30 WIB di SMAN 68 Jakarta

Demi PPDB, Orangtua Murid Antre Sejak 04.30 WIB di SMAN 68 Jakarta

Megapolitan

Close Ads X