4 Fakta di Balik Video Viral Cekcok Dua Wanita di Mangga Dua

Kompas.com - 17/03/2019, 07:54 WIB
Video keributan antara dua wanita di WC umum mal kawasan Jakarta yang viral.  TWITTER/ @mommy_elzarVideo keributan antara dua wanita di WC umum mal kawasan Jakarta yang viral.

JAKARTA, KOMPAS.com- Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara dua perempuan di sebuah pusat perbelanjaan tersebar luas di sejumlah media sosial sejak Jumat (15/3/2019) malam lalu.

Keterangan dari video-video itu umumnya menarasikan bahwa kedua perempuan bercekcok lantaran sang korban yang diketahui berinisial SDE hendak dibius pelaku bernisial SJ.

"Baru dapet video modus pembiusan cewek di salah satu wc umum mall di Jakarta. Dan yang bikin kaget pelakunya ternyata cewek juga. Untung korbannya selamat dan langsung narik tas pelaku. Duh, please be safe everyone. Please aware sama siapapun, even cewek juga. Scary AF!," tulis pengunggah video dengan nama akun Twitter @mommy_elzar.

Pada kolom komentar, asumsi warganet meliar. Ada yang menyebut bahwa pembiusan merupakan modus penjualan organ tubuh manusia, ada juga yang bilang bahwa pelaku berkomplot dengan kelompok yang berjumlah tujuh orang.

Baca juga: Heboh Video Dugaan Pembiusan Perempuan, Ini yang Terjadi Sebenarnya...

Nyatanya, narasi yang berkembang di dunia maya tentang peristiwa itu tidak sepenuhnya benar. Berikut ini Kompas.com sarikan sejumlah fakta terkait peristiwa cekcok itu menurut keterangan polisi.

1. Polisi benarkan ada cekcok, korban sempat dibekap

Kapolsek Pademangan Kompol Julianthy membenarkan terjadi cekcok antara dua perempuan sebagaimana yang digambarkan dalam video.

Julianthy mengatakan, cekcok yang melibatkan dua perempuan berinisial SJ dan SDE itu terjadi di mal WTC Mangga Dua, Jumat petang.

Namun, Julianthy membantah bila pelaku berniat membius korban menggunakan jarum suntik yang telah diisi obat bius.

"Tidak ada obat bius seperti yang diviralkan di medsos, tidak benar obat bius. Itu korban memang sempat mau dibekap di toilet tapi korban berhasil berontak dan melawan," kata Julianthy.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Megapolitan
Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Megapolitan
Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Megapolitan
Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

Megapolitan
Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Megapolitan
Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X