Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia di Depok Direkrut dari Lapas Cipinang

Kompas.com - 25/03/2019, 16:32 WIB
Warung yang jadi tempat penyimpanan narkoba di Jalan Baru, Pancoran Mas, Depok, tampak telah diberi garis polisi, Senin (25/3/2019) KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAWarung yang jadi tempat penyimpanan narkoba di Jalan Baru, Pancoran Mas, Depok, tampak telah diberi garis polisi, Senin (25/3/2019)

DEPOK, KOMPAS.com - Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Irjen Pol Arman Depari mengatakan, pengedar narkoba jaringan Malaysia di Depok direkrut dari Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

Sebab, seorang tersangka atas nama Yusuf merupakan residivis ganja di Lapas Cipinang.

"Ini tersangka (Yusuf) baru direkrut jadi jaringan Malaysia dari Lapas cipinang. Jadi mereka (perekrut dan tersangka yusuf) sama-sama penghuni (tahanan) lapas Cipinang dulunya" ujar Arman saat dihubungi, Senin (25/3/2019).

Baca juga: BNN Bekuk 2 Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia di Depok

Arman mengatakan, Yusuf telah menjadi pengedar narkoba sejak setahun lalu dan sudah diincar tiga minggu lalu.

Dua tersangka, lanjut dia, kerap mengincar korban dari kelas menengah atas. 

"Dia ini tipenya siapa saja yang minta dia kasih. Namun, kalau dilihat dari barang buktinya, tersangka melayani (warga) kelas menengah ke atas," katanya. 

Baca juga: BNN Antisipasi 8 Narkoba Jenis Baru yang Belum Diatur Peraturan Menteri Kesehatan

Ia mengatakan, pihaknya tengah mengembangkan pihak mana saja yang terlibat dalam jaringan Malaysia. 

"Kami masih pengembangan lebih jauh lagi siapa yang terlibat dan masih aktif dalam mengedarkan narkoba ini supaya kami punya gambaran jelas, termasuk ke dalam dan luar negeri," ujar Arman. 

Sebelumnya, BNN menangkap dua pria pengedar narkoba bernama Yusuf dan Zaky dari dua tempat di Depok, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019) sore. 

Baca juga: BNN Ungkap 17 Kelurahan di Jakarta Utara Rawan Narkoba

Kedua tersangka mendapatkan narkoba dari Malaysia yang diselundupkan lewat jalur laut ke Indonesia.

"Diselundupkan melalui laut ke Aceh masuk Medan, dibawa ke Jakarta melalui jalur darat menggunakan bus umum dan kemudian disimpan di Depok untuk diedarkan sesuai pesanan," kata Arman. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Megapolitan
PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

Megapolitan
Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Megapolitan
Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

Megapolitan
Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

Megapolitan
Pulang dari Rumah Sakit, Pasien Sembuh Covid-19 Tidak Boleh Langsung Berkeliaran

Pulang dari Rumah Sakit, Pasien Sembuh Covid-19 Tidak Boleh Langsung Berkeliaran

Megapolitan
Empat Anggota BNN Gadungan Sekap Remaja atas Tuduhan Narkoba, Orangtua Diperas Rp 20 Juta

Empat Anggota BNN Gadungan Sekap Remaja atas Tuduhan Narkoba, Orangtua Diperas Rp 20 Juta

Megapolitan
Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X