Parkir Kendaraan di "Park and Ride" MRT, Tarifnya Rp 2.000 Seharian

Kompas.com - 10/04/2019, 19:42 WIB
Park and Ride eks lahan Polri di R.A Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAPark and Ride eks lahan Polri di R.A Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT MRT Jakarta Muhamad Kamaludin mengatakan, pihaknya telah menyediakan lahan park and ride untuk para pengguna MRT.

Park and ride itu ada di Stasiun Lebak Bulus dan Stasiun Fatmawati, Jakarta Selatan.

Dia mengatakan, tiap park and ride bisa menampung ratusan kendaraan yang terdiri dari mobil dan motor.

"Saya lupa saya harus cek dulu. Kalau tidak salah sekitar 150 mobil dan motornya sekitar 200-an," Kamaludin saat dihubungi wartawan, Rabu (9/4/2019).

Baca juga: Perpanjangan Rute MRT Butuh Rp 214 Triliun

Tarif park and ride di dua lokasi itu yakni Rp 5.000 untuk mobil dan Rp 2.000 untuk motor satu hari.

Nantinya, pembayaran tiket parkir menggunakan kartu MRT. Hal itu untuk mengantisipasi warga yang bukan penggunan MRT tetapi memarkirkan kendaraan di lokasi tersebut.

"Nanti ada pengecekan, bawa kartu MRT atau kartu e-money. Nanti kartunya perlu dites di situ (loket parkir). Jadi data kartunya dibaca," ucap dia.

Baca juga: Anies: MRT Tempat Egaliter, Presiden Pun Berdiri

Berdasarkan informasi dalam akun Instagram resmi Unit Pengelola Jakarta Smart City
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,
@jsclounge, tiap park and ride memiliki perbedaan kapasitas tampung kendaraan.

Park and ride Stasiun Lebak Bulus bisa menampung 500 motor dan 157 mobil. Sementara itu, park and ride stasiun Fatmawati dapat menampung 100 motor dan 48 mobil.


Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X