Anies: Sampah di Pintu Air Manggarai Tercatat 170 Ton Hari Ini

Kompas.com - 26/04/2019, 20:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pintu air Manggarai, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pintu air Manggarai, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampah yang menumpuk di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, mencapai 170 ton dalam waktu kurang dari 24 jam terakhir. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan, sampah-sampah ini terbawa air yang mengalir dari daerah hulu Sungai Ciliwung.

"Konsekuensi dari aliran yang luar biasa besar itu membawa sampah oleh aliran air akibat luapan Sungai Ciliwung. Di hari-hari sebelumnya tidak ada volume sampah sebesar ini, volumenya mencapai 170 ton sampah dalam waktu kurang dari 24 jam," kata Anies saat meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Baca juga: Cerita Petugas Pintu Air Manggarai yang Kerja Ekstra Saat Musim Hujan

Ia mengatakan jajarannya terus bekerja keras untuk mengangkut sampah-sampah dari badan sungai.


Sungai Ciliwung yang meluap telah menyebabkan sejumlah lokasi di Jakarta hari ini dilanda banjir. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ada 17 titik di Jakarta yang terendam banjir pada Jumat pagi.

"Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta, melalui Pusat Data dan Informasi Kebencanaan, hingga pukul 07.00 WIB terdapat 17 titik banjir," bunyi siaran pers yang dikeluarkan BPBD Jakarta.

Namun, Anies mennyatakan dia bersyukur karena meluapnya Sungai Ciliwung tak berbarengan dengan tingginya permukaan air laut. Jika volume air dari hulu sungai besar dan permukaan air laut sedang pasang, itu akan lebih berbahaya bagi warga Jakarta.

"Kita bersyukur bahwa mulai jam 8 pagi permukaan air laut itu turun sehingga pintu-pintu air dan pompa-pompa kita difungsikan untuk mengalirkan kiriman air dari Bogor. Bila dari Bogor kiriman airnya banyak lalu lautnya pasang, maka air itu akan berhenti di Jakarta dan menimbulkan banjir besar," ujar Anies.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

August Parengkuan di Mata Lilik Oetama

August Parengkuan di Mata Lilik Oetama

Megapolitan
Polisi Siapkan 1.500 Personel Amankan Demo BEM SI di Istana

Polisi Siapkan 1.500 Personel Amankan Demo BEM SI di Istana

Megapolitan
Remaja Pemalak Sopir Truk di Angke Ditangkap, Tak Terima Uang Rp 2.000 Saat Beraksi

Remaja Pemalak Sopir Truk di Angke Ditangkap, Tak Terima Uang Rp 2.000 Saat Beraksi

Megapolitan
Ini Tunjangan Tambahan yang Didapat Pimpinan dan Anggota DPRD DKI

Ini Tunjangan Tambahan yang Didapat Pimpinan dan Anggota DPRD DKI

Megapolitan
4 Fakta Kasus Pencabulan 7 Bocah Perempuan oleh Guru Ngaji

4 Fakta Kasus Pencabulan 7 Bocah Perempuan oleh Guru Ngaji

Megapolitan
Seorang Ibu di Kebon Jeruk Aniaya Anaknya yang Berusia 2 Tahun hingga Tewas

Seorang Ibu di Kebon Jeruk Aniaya Anaknya yang Berusia 2 Tahun hingga Tewas

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Harapan Masyarakat dari Berbagai Lapisan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Harapan Masyarakat dari Berbagai Lapisan

Megapolitan
Sambut Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Kembali Gelar Demo di Istana Hari Ini

Sambut Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Kembali Gelar Demo di Istana Hari Ini

Megapolitan
Serba-serbi Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, dari Nasi Goreng Gratis hingga Konvoi Bajaj

Serba-serbi Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, dari Nasi Goreng Gratis hingga Konvoi Bajaj

Megapolitan
Saat Eggi Sudjana dan Mayjen TNI (Purn) Soenarko Kembali Terjerat Kasus Pidana

Saat Eggi Sudjana dan Mayjen TNI (Purn) Soenarko Kembali Terjerat Kasus Pidana

Megapolitan
Pengamat: Perlu Ada Tes Psikologi untuk Dapatkan SIM

Pengamat: Perlu Ada Tes Psikologi untuk Dapatkan SIM

Megapolitan
27 Orang Mengungsi akibat Kebakaran di Cawang

27 Orang Mengungsi akibat Kebakaran di Cawang

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjung Duren

Polisi Tangkap 3 Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjung Duren

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X