Sandiaga Ajari Peserta OK OCE Cara Berswafoto

Kompas.com - 30/04/2019, 16:22 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat memgajari para peserta pelatihan OK OCE untuk selfie dengan produk di Kantor Kelurahan Kayu Manis, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaCalon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat memgajari para peserta pelatihan OK OCE untuk selfie dengan produk di Kantor Kelurahan Kayu Manis, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengunjungi pelatihan OK OCE di Kantor Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019).

Dalam kunjungannya, Sandiaga memberikan materi pengajaran mengenai cara berbisnis bagi para pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Uniknya, mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini turut mengajari para peserta tentang cara berswafoto dengan produk mereka.

Baca juga: Situng KPU di Jakarta Selasa Pagi: Jokowi-Maruf 52,53 Persen, Prabowo-Sandiaga 47,47 Persen

"Ini, kan, soft skill salah satunya untuk memasarkan di online berarti harus difoto dengan baik. Saya lihat tadi semua pakai smartphone, caranya kalau mengambil foto yang baik terutama selfie mau tahu enggak ?" kata Sandiaga di Jakarta Timur, Selasa. 

Para peserta dengan riuh menjawab bahwa mereka ingin mengetahui tips berswafoto dengan produk ala Sandiaga.

Sandiaga kemudian memaparkan cara pertama yaitu posisi saat memegang ponsel.

Baca juga: Situng KPU Selasa Pagi: Jokowi-Maruf Ungguli Prabowo-Sandiaga 12,38 Persen

"Memegang HP adalah dengan mengepit jari kelingking di bawah jari telunjuk di atas. Dua jari manis dan tengah menahan. Begini sudah siap? Kan biasanya mau foto sama produk mau ngirim teman ini ada produk gue rempeyek nah pegangnya seperti ini," kata Sandiaga sambil bergaya swafoto

Kedua, menurut dia, swafoto yang bagus tidak perlu menggunakan fitur waktu atau timer.

Jika fitur tersebut harus digunakan, maka maksimal penggunaan timer adalah dua detik. 

Baca juga: Situng Sementara Pilpres di Jakarta 2019: Jokowi-Maruf 52,54 Persen, Prabowo-Sandiaga 47,46 Persen

"Maksimal dua detik karena kalo sepuluh detik gigi kita keburu kering. Setelah itu pastikan memori kita ada jangan full. Jadi foto-foto enggak penting, video kucing lagi lewat, dihapus saja. Video dan foto penting saja yang di-save," ujarnya.

Ia menambahkan, tips terakhir untuk swafoto dengan produk adalah pastikan kamera menghadap kepada sang pemilik.

"Pastikan kamera menghadap ke kita jangan sampai nyari-nyari layar ke mana ya padahal layarnya masih menghadap ke depan," kata Sandiaga. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Megapolitan
Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa 'Nyungsep' | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa "Nyungsep" | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Megapolitan
Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Megapolitan
Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Megapolitan
UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Megapolitan
Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Megapolitan
PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

Megapolitan
JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

Megapolitan
Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Megapolitan
Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X