Terhalang Proyek Tol Becakayu, Revitalisasi Kalimalang Molor

Kompas.com - 03/05/2019, 18:13 WIB
Desain akhir penataan sungai Kalimalang, Kota Bekasi yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya @ridwankamil, Senin (3/12/2018).Instagram @ridwankamil Desain akhir penataan sungai Kalimalang, Kota Bekasi yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya @ridwankamil, Senin (3/12/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Proyek revitalisasi Kalimalang di Kota Bekasi yang dicanangkang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dipastikan molor dari target semula, yaitu dimulai awal tahun 2019.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, proyek revitalisasi Kalimalang molor karena terhalang dengan lanjutan proyek Tol Becakayu yang dikerjakan PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (PT KKDM).

"Penataan Kalimalang dimulai setelah pembangunan overpass selesai di 2019 ini," kata Tri di area Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jumat (3/5/2019).

Baca juga: Desain Penataan Kalimalang Pemkot Bekasi Akan Dikombinasi dengan Milik Ridwan Kamil


Pemkot Bekasi meminta PT KKDM membangun jalan overpass di sisi selatan Kalimalang untuk rute jalan arteri Bekasi menuju Jakarta. Pasalnya, setelah proyek Tol Becakayu dibangun hingga Jalan Jenderal Ahmad Yani, akan ada perubahan manajemen lalu lintas.

Demi mencegah kemacetan yang parah, Pemkot Bekasi meminta KKDM membangun jalan overpass agar kendaraan dari Bekasi bisa langsung menuju Jakarta melalui sisi selatan Jalan Kalimalang.

"Pembangunan overpass selesai 2019, tapi bisa sebelum akhir 2019. Karena mereka (KKDM) itu target September atau Oktober 2019 itu sudah selesai overpass itu. Setelah itu baru kita mulai penataan (Kalimalang)," ujar Tri.

Ada empat zona yang akan dibangun terkait penataan Kalimalang sepanjang lima kilometer yakni, zona edukatif, ekologi, selebrasi, dan komersil.

Zona yang dibangun terlebih dahulu adalah zona selebrasi yang dibangun Pemerintah Pusat di sekitar Giant Mega Bekasi dan zona edukatif yang dibangun  Pemprov Jawa Barat di sekitar Kampus UNISMA dengan biaya pembangunan masing-masing zona sekitar Rp 40 miliar.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X