PT Transjakarta Beri Sanksi Operator yang Busnya Tabrak Separator

Kompas.com - 08/05/2019, 17:57 WIB
bus Transjakarta Keluar Jalur di Jalan Tanjung Duren Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (8/5/2019) KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIbus Transjakarta Keluar Jalur di Jalan Tanjung Duren Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (8/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta menyatakan bakal menjatuhkan sanksi bagi Staedy Safe selaku operator bus transjakarta rute PGC - Grogol (9A) yang menabrak pembatas jalan atau separator di Grogol, Rabu (8/5/2019) siang.

"Atas kejadian tersebut Transjakarta akan memberlakukan sanksi kepada Steady Safe sebagai operator bus," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas Transjakarta Nadia Diponsanjoyo dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Nadia mengatakan, akibat kejadian itu kaca bus pecah dan spion kiri patah. Beruntung tak ada korban dari insiden itu.

"Seluruh pelanggan bus telah dievakuasi," ujar Nadia.

Baca juga: Sopir Bus Transjakarta yang Keluar Jalur di Grogol Diduga Mengantuk

Sebuah bus transjakarta keluar jalur di Jalan Tanjung Duren Raya di depan Universitas Kristen Krida Wacana, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu siang. Bus berwarna biru berpelat nomor B 7194 BGA itu tampak miring setelah menghantam pembatas jalan.

Bagian depan bus tampak retak, sementara bodi mobil tampak pecah di bagian bawah.

Sementara itu, di kolong bus terlihat sebuah pohon patah karena tertabrak bus. Pembatas jalan terlihat hancur berantakan akibat diterjang bus tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X