DKI Bangun Kantor Bersama di Tanah Abang untuk Kontrol dan Fasilitasi Aktivitas Warga

Kompas.com - 18/05/2019, 19:11 WIB
Trotoar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019), diokupasi pedagang musiman yang biasa muncuk setiap Ramadhan. KOMPAS.com/Ryana AryaditaTrotoar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019), diokupasi pedagang musiman yang biasa muncuk setiap Ramadhan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, kantor bersama yang akan dibangun di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, berfungsi untuk mengontrol aktivitas masyarakat dan memfasilitasi aktivitas ekonomi di pasar itu.

Kantor bersama itu rencananya akan ditempati PD Pembangunan Sarana Jaya, PD Pasar Jaya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Satpol PP, dan PT KAI. 

"Konsep pemprov adalah bagaimana memfasilitasi buat peningkatan aktivitas dengan mengoptimalkan integrasi kawasan yang ada. Itulah makanya kami membangun JPM (jembatan penghubung multiguna atau skybridge) yang menghubungkan antara area stasiun dengan kawasan di sekitar Tanah Abang," kata Sigit, Sabtu (18/5/2019).

Baca juga: Atasi Kesemrawutan Tanah Abang, Pemprov DKI Akan Bangun Kantor Bersama

Dia menyebutkan, adanya kantor bersama juga merupakab bentuk sinergi badan usaha milik daerah (BUMD) yakni PD Pasar Jaya dan PD Pembangunan Sarana Jaya dan badan usaha milik negara (BUMN) yaitu PT KAI.

"Makanya perlu membangun sebuah tempat ya untuk kolaborasi bersama dan menerima masukan maupun laporan dan keluhan dari masyarakat untuk bisa segera ditangani. Itulah konsep kantor bersama," kata dia.

Ia menjelaskan, PD Sarana Jaya yang memiliki hak pengelolaan lahan (HPL) sudah menyetujui adanya pembangunan kantor itu. Begitu pun PT KAI yang menyediakan lahan untuk pembangunan kantor bersama.

"Secara prinsip Sarana Jaya sudah tidak berkeberatan ya kan lokasi pembangunan ada di asetnya KAI dan mereka sudah mengizinkan untuk pembangunan. Kami serahkan ke teman-teman Sarana Jaya," kata dia.

Pemprov DKI Jakarta tengah berupaya membenahi kesemrawutan di kawasan Tanah Abang.

Baca juga: Pengelola Skybridge Tanah Abang Akui Tak Bisa Kontrol Sampah yang Berserakan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Megapolitan
Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Megapolitan
PT Khong Guan Kembali Datangi Warga Korban Banjir untuk Data Kerugian

PT Khong Guan Kembali Datangi Warga Korban Banjir untuk Data Kerugian

Megapolitan
Jokowi Sambut PM Jepang di Istana Bogor Sore Nanti, 1.000 Personel Disiagakan

Jokowi Sambut PM Jepang di Istana Bogor Sore Nanti, 1.000 Personel Disiagakan

Megapolitan
BEM SI Sebut 1 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Maruf seperti Negeri Dongeng

BEM SI Sebut 1 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Maruf seperti Negeri Dongeng

Megapolitan
Gelar Demo Pada Satu Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Angkat Kembali Isu Agraria

Gelar Demo Pada Satu Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Angkat Kembali Isu Agraria

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X