Terjebak Macet, Pelaku Pecah Kaca Mobil di Bekasi Ditangkap Polisi

Kompas.com - 27/05/2019, 20:20 WIB
Sebuah mobil yang terparkir di Halaman Masjid Al-Azhar, Summarecon Bekasi, Kota Bekasi jadi korban pencurian dengan modus pecah kaca, Kamis (23/5/2019). Dokumentasi Polsek Bekasi UtaraSebuah mobil yang terparkir di Halaman Masjid Al-Azhar, Summarecon Bekasi, Kota Bekasi jadi korban pencurian dengan modus pecah kaca, Kamis (23/5/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Satuan Polsek Bekasi Utara membekuk tiga pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil di halaman parkir Masjid Al-Azhar, Jalan Boulevard Utara, Summarecon Bekasi, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/5/2019) pukul 18.00 WIB.

Saat itu korban memarkirkan mobilnya di TKP. Kemudian datang tiga pelaku berinisial B, S, dan C menggunakan mobil menghentikan kendaraannya di dekat mobil korban.

"Kemudian pelaku inisial B turun dari mobilnya dan mendekati mobil korban lalu pelaku mengintip kedalam mobil korban untuk mengetahui isi dalam mobil," kata Erna dalam keterangannya, Senin (27/5/2019).

Baca juga: Hati-hati, Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil di Bekasi Mengelabui Korban dengan Cara Ini

Kemudian pelaku mengetahui terdapat tas korban di dalam mobil. Pelaku langsung melemparkan serpihan busi ke kaca mobil belakang bagian kiri hingga pecah.

Saat pecah, pelaku langsung mengambil tas tersebut dan kembali masuk ke mobilnya lalu melarikan diri.

"Saat pelaku memecahkan mobil korban saat itu ada saksi yang mendengar. Ada suara pecahan kaca, saat saksi akan mencari sumber suara pecahan kaca, saksi melihat pelaku menenteng tas korban dan masuk ke dalam mobilnya," ujar Erna.

Kemudian saksi melaporkan hal tersebut ke petugas keamanan masjid dilanjutkan dengan melaporkan ke pihak kepolisian yang sedang patroli di sekitar TKP.

"Anggota ( polisi) dibantu satpam melakukan pengejaran terhadap mobil pelaku, saat berada di pertigaan Perum Tytian Kencana, mobil tersangka terjebak macet. kemudian pelaku langsung ditangkap dan diamankan," tutur Erna.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti yakni, tas milik korban yang di dalamnya terdapat uang tunai Rp 5 juta, enam buah baju, serpihan pecahan kaca, dan satu unit mobil.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Megapolitan
Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Megapolitan
Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Megapolitan
Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

Megapolitan
Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Megapolitan
Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Megapolitan
JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Megapolitan
Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X