Belum Ada Izin, Bus Listrik Transjakarta Baru Bisa Beroperasi di Kawasan Ini

Kompas.com - 29/05/2019, 13:01 WIB
Bus Listrik Transjakarta dipamerkan di lokasi CFD Bundaran HI, Minggu (5/4/2019) KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIBus Listrik Transjakarta dipamerkan di lokasi CFD Bundaran HI, Minggu (5/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Bus listrik yang akan dioperasikan PT Transjakarta belum mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan dan surat-surat lainnya.

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, hal ini membuat pihaknya baru mengoperasikan bus di dalam kawasan.

"Regulasi, izinnya belum keluar, se-Indonesia belum keluar. Ada satu yang disiapkan Kemenhub. STNK dari kepolisian, terkait pajaknya dan harganya ditetapkan Kemendagri dan Kemenkeu. Jadi belum siap," kata Agung di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Baca juga: Uji Coba Bus Listrik Transjakarta Menunggu Terbitnya STNK

Kendati demikian, Agung mengatakan pihaknya tetap bakal menjalankan bus di dalam kawasan. Sebab, uji coba dibutuhkan untuk penyempurnaan bus.

Selain itu, surat keputusan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta agar bus beroperasi di dalam kawasan juga sudah terbit. Adapun kawasan yang dimaksud seperti Monas, Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Pak Gubernur bilang izin belum keluar enggak apa-apa, kita jalanin dulu di kawasan tertutup," kata Agung.

Baca juga: 3 Jenis Bus Listrik yang Akan Digunakan Transjakarta Dipamerkan di Bundaran HI

Kendati demikian, Agung memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Ia mengklaim mendapat dukungan penuh.

"Ada (salah satu) regulator, Kementerian ESDM., dari Dirjen Kelistrikan. Kita komunikasi dengan Pak Jonan (Menteri ESDM), dia paling depan mendukung, sehingga sekarang tinggal bagaimana peraturan presidennya keluar untuk bus listrik," ujar dia.

Saat ini, baru tiga bus listrik yang tersedia untuk dilakukan pra uji coba oleh transjakarta.

Bus listrik ini merupakan dua bus listrik produksi BYD Company Ltd asal China dan satu bus listrik produksi dalam negeri dari PT Mobil Anak Bangsa.

Satu bus listrik BYD Company Ltd berukuran sedang dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 18 buah, dan satu bus berukuran besar dengan kapasitas 31 tempat duduk.

Sementara itu, bus listrik dari PT Mobil Anak Bangsa memiliki 39 tempat duduk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X