Naik Hercules, Jenazah Ani Yudhoyono Akan Didampingi Keluarga

Kompas.com - 01/06/2019, 13:44 WIB
Ani Yudhoyono didampingi oleh Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono saat keluar dari ruang perawatan di National Universtiy Hospital, Singapura, Kamis (16/5/2019). ANUNG ANINDITOAni Yudhoyono didampingi oleh Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono saat keluar dari ruang perawatan di National Universtiy Hospital, Singapura, Kamis (16/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jenazah mantan Ibu Negara, Ani Yudhoyono, akan diterbangkan dari Singapura ke Jakarta, Indonesia pada Minggu (2/6/2019) pagi dengan pesawat Hercules.

Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (AU) Mabes TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto, jenazah Ani akan didampingi pihak keluarga di dalam Hercules.

"Semua ada daftarnya, pertama adalah kru, keluarga, sesuai dengan daftar, semuanya (yang ikut Hercules) didaftar di Lanud Halim," kata Fajar seperti yang dikutip dalam wawancaranya dengan KompasTV, Sabtu (1/6/2019).

Baca juga: Jenazah Ani Yudhoyono Akan Disambut Upacara Militer di Lanud Halim

Menurut dia, jenazah Ani diperkirakan tiba di Lanud Halim dari Singapura pada Minggu pukul 08.00 WIB.

Pihak TNI AUI telah menyiapkan satu pesawat Hercules dan satu pesawat Boeing 737 untuk menjemput jenazah.

Pesawat penjemput jenazah dijadwalkan berangkat pada Minggu pukul 06.00 WIB. "Penumpang (Hercules) tidak bisa sebanyak mungkin," ucap dia.

"Yang kami terima informasinya, keluarga, kerabat, baru lain-lain," kata Fajar.

Setibanya di Lanud Halim nanti, jenazah Ibu Ani akan disambut upacara militer. Jenazah kemudian dibawa ke kediamannya di Cikeas, Bogor untuk disemayamkan.

Selanjutnya, jenazah Ani Yudhoyono dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Fajar mengatakan, di Kalibata nanti akan digelar upacara kenegaraan.

Baca juga: Jenazah Ani Yudhoyono Akan Diterbangkan dengan Hercules

Adapun Ani Yudhoyono wafat di National University Hospital (NUH) Singapura pukul 11.50 waktu Singapura.

Istri Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono itu dirawat di NUH karena kanker darah yang dideritanya.

Menurut Hatta Rajasa yang mewakili keluarga Yudhoyono, jenazah Ani akan dimandikan dan dishalatkan di Masjid Kedutaan Besar RI di Singapura sebelum diberangkatkan ke Jakarta pada Minggu (2/6/2019) pukul 07.00 waktu Singapura.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah yang Ditemukan di Pulau Sangiang Belum Dipastikan Warga China

Jenazah yang Ditemukan di Pulau Sangiang Belum Dipastikan Warga China

Megapolitan
MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

Megapolitan
Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Megapolitan
PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

Megapolitan
RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

Megapolitan
Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Megapolitan
PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

Megapolitan
DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

Megapolitan
Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Megapolitan
Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Megapolitan
WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

Megapolitan
Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Megapolitan
Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X