Jelang Libur Lebaran, KRL Tambah Fasilitas Loket Portable

Kompas.com - 03/06/2019, 17:34 WIB
Sejumlah penumpang melewati gate ticket di Stasiun Bogor, Senin (23/7/2018). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah penumpang melewati gate ticket di Stasiun Bogor, Senin (23/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang libur lebaran 2019, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sediakan tambahan layanan, untuk antisipasi lonjakan penumpang di musim liburan.

Salah satunya, PT KCI siapkan 236 unit vending machine,196 loket manual dan 28 loket portable.

"Ini akan difungsikan di stasiun-stasiun yang berpotensi terjadi kenaikan jumlah penumpang," kata Juru bicara PT KCI Erni Sylviane Purba melalui keterangannya pada Senin (3/6/2019).

Stasiun yang diprediksi akan mengalami penambahan penumpang antara lain Stasiun Bogor lima unit, Stasiun Citayam tiga unit, Stasiun Bojong Gede satu unit, Stasiun Depok satu unit, Stasiun Depok Baru dua unit, Stasiun Lenteng Agung satu unit, Stasiun Pasar Minggu dua unit, Stasiun Manggarai satu unit, Stasiun Juanda dua unit, Stasiun Jakarta Kota empat unit, Stasiun Kemayoran satu unit, Stasiun Bekasi dua unit, dan Stasiun Rangkasbitung tiga unit.


Baca juga: Mudik Lebaran, Penumpang Datang 5 Jam Lebih Awal di Stasiun Pasar Senen

Penambahan fasilitas ini, lanjut Sylviane, diharapkan bisa mengatasi antrean.

"Terutama membantu pelanggan musiman yang akan memanfaatkan waktu liburan menggunakan jasa KRL," ujar dia.

Selain itu, PT KCI juga akan memberikan fasilitas 11 ruang laktasi portable bagi para ibu menyusui.

Antara lain ruang menyusui portable di Stasiun Bojong Gede, Stasiun Citayam, Stasiun Tebet, Stasiun Sudirman, Stasiun Depok, Stasiun Tangerang, Stasiun Batu Ceper, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan khusus Stasiun Bogor sebanyak dua unit.

PT KCI juga menambah 12 toilet portable yang akan difungsikan di Stasiun Manggarai tiga unit, Stasiun Sudirman dua unit, Stasiun Lenteng Agung lima unit, Stasiun Citayam satu unit, dan Stasiun Rawa Buntu satu unit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Megapolitan
Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Megapolitan
Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Megapolitan
Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Megapolitan
Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Megapolitan
Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X