Alasan Ahmad Dhani Tak Satu Sel dengan Tahanan Beda Pandangan Politik

Kompas.com - 13/06/2019, 09:42 WIB
Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (11/6). Majelis Hakim menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada terdakwa. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (11/6). Majelis Hakim menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada terdakwa.

JAKARTA, KOMPAS.com- Terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani ditempatkan tidak satu sel dengan orang-orang yang mempunyai pandangan politik berbeda dengannya selama ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Cipinang.

Kepala Rutan Kelas I Cipinang Oga Darmawan mengatakan, Dhani sengaja dipisah demi mencegah konflik yang dapat disebabkan oleh perbedaan pandangan politik.

"Beliau punya latar belakang politik ya tentunya jangan sampai di dalam satu kamar itu ada yang berbeda pandangan sehingga nanti menimbulkan gejolak," kata Oga kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Baca juga: Dipindah ke Rutan Cipinang, Ahmad Dhani dalam Kondisi Sehat

Oga menuturkan, percikan kecil yang disebabkan oleh perbedaan pandangan politik dapat mempengaruhi stabilitas keamanan di dalam rutan.

Apalagi, kata Oga, jumlah tahanan di Rutan Cipinang kini sudah tak sebanding dengan kapasitas rutan. Akibatnya, gejolak yang melibatkan massa dapat mudah terjadi.

"Para keamanan dan para kasie sangat berhati-hati sekali. Jangan sampai ada percikan kecil sehingga melibatkan massa yang bisa memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban yang ada di rutan," ujar Oga.

Oga melanjutkan, hal itu tak berarti bahwa teman satu sel Dhani mempunyai pandangan politik yang sama persis dengan pentolan grup band Dewa 19 tersebut.

Baca juga: Mulan Jameela Akan Langsung Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang

"Tentunya golongan orang yang biasa-biasa saja. Mungkin dia perkaranya pencurian, perselingkuhan gitu-gitu yang tidak memiliki potensi untuk melakukan tindak kekerasan atau konflik," kata Oga.

Diketahui, Dhani merupakan salah satu tokoh yang vokal mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam kontestasi Pemilu 2019 lalu.

Diberitakan sebelumnya, Dhani tiba di Rutan Cipinang pada Kamis pagi sekira pukul 06.50 WIB. Ia dipindah dari Rutan Medaeng, Surabaya, setelah usai menjalani persidangan kasus vlog Idiot di Pengadilan Negeri Surabaya.

Adapun sebelum Dhani dibawa ke Surabaya, Dhani juga sempat mendekam di Rutan Cipinang setelah divonis dalam kasus ujaran kebencian yang ditangani Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dhani kembali ditahan di rutan karena vonis hakim dalam kedua kasus tersebut belum berkekuatan hukum tetap.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Mencari Tahu Penyebab Kemacetan di Sekitar Stasiun Palmerah

Mencari Tahu Penyebab Kemacetan di Sekitar Stasiun Palmerah

Megapolitan
Wali Kota Depok Ingatkan Peran Orangtua Cegah Milenial Terjerumus Narkoba

Wali Kota Depok Ingatkan Peran Orangtua Cegah Milenial Terjerumus Narkoba

Megapolitan
PRJ Bagaikan Lautan Manusia karena Sheila on 7, Ini Kata JIExpo

PRJ Bagaikan Lautan Manusia karena Sheila on 7, Ini Kata JIExpo

Megapolitan
Ada Bina Kependudukan, Tukang Siomay Ini 26 Tahun Tinggal di Jakarta Tanpa KTP DKI

Ada Bina Kependudukan, Tukang Siomay Ini 26 Tahun Tinggal di Jakarta Tanpa KTP DKI

Megapolitan
Sepi Pengunjung, Stasiun MRT Asean Akan Hadirkan Musisi Ternama

Sepi Pengunjung, Stasiun MRT Asean Akan Hadirkan Musisi Ternama

Megapolitan
Setelah Lebaran, 7.400 Pendatang Baru Menetap di Jakarta Utara

Setelah Lebaran, 7.400 Pendatang Baru Menetap di Jakarta Utara

Megapolitan
Ketahuan Makan dan Minum di Stasiun MRT, 10 Penumpang Didenda Rp 500.000

Ketahuan Makan dan Minum di Stasiun MRT, 10 Penumpang Didenda Rp 500.000

Megapolitan
Perahu Karet Terbalik, 2 Bocah Hanyut Tenggelam di Sungai Ciliwung

Perahu Karet Terbalik, 2 Bocah Hanyut Tenggelam di Sungai Ciliwung

Megapolitan
Alami Luka di Mulut, Penabrak PPSU Belum Diperiksa Polisi

Alami Luka di Mulut, Penabrak PPSU Belum Diperiksa Polisi

Megapolitan
Jelang Putusan MK, Polisi Depok Berjaga di Sejumlah Stasiun Kereta

Jelang Putusan MK, Polisi Depok Berjaga di Sejumlah Stasiun Kereta

Megapolitan
MRT Rancang Jembatan Penghubung Poins Square-Stasiun Lebak Bulus

MRT Rancang Jembatan Penghubung Poins Square-Stasiun Lebak Bulus

Megapolitan
Jalankan Bisnis Prostitusi Sesama Jenis di Twitter, Muncikari Ditangkap di Jakarta Utara

Jalankan Bisnis Prostitusi Sesama Jenis di Twitter, Muncikari Ditangkap di Jakarta Utara

Megapolitan
Hanya 25 Siswa yang Mendaftar PPDB di SMKN 14 Bekasi

Hanya 25 Siswa yang Mendaftar PPDB di SMKN 14 Bekasi

Megapolitan
Beredar Edaran Donasi Jam Dinding, Ini Penjelasan Batalyon XXVI Yudha Putra Depok

Beredar Edaran Donasi Jam Dinding, Ini Penjelasan Batalyon XXVI Yudha Putra Depok

Megapolitan
108.601 Penumpang Naik MRT di Hari Ulang Tahun Jakarta

108.601 Penumpang Naik MRT di Hari Ulang Tahun Jakarta

Megapolitan

Close Ads X