Gangguan Perjalanan KRL ke Manggarai, Ini Imbauan PT KAI

Kompas.com - 17/06/2019, 17:10 WIB
Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018).RIMA WAHYUNINGRUM Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengimbau penumpang kereta rel listrik ( KRL) atau commuter line mengatur ulang waktu keberangkatan, sehubungan dengan keterlambatan perjalanan KRL sejak Jumat (14/6/2019).

"Untuk keterlambatan ini kami upayakan segera selesai. Kami mohon pengguna mengatur waktu keberangkatannya," ujar Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa kepada Kompas.com, Senin (17/6/2019) siang.

Ia sendiri belum dapat memberikan jawaban pasti mengenai kapan KRL dapat beroperasi normal saat melintasi Stasiun Manggarai.

Baca juga: Viral tentang Video Anak Kecil Bergantungan di KRL, Ini Kata PT KCI


Keterlambatan diakibatkan antrean masuk dan pembatasan kecepatan KRL imbas pengerjaan sarana dan prasarana di Stasiun Manggarai.

Saat ini, KRL hanya diizinkan melintas di Stasiun Manggarai dengan kecepatan maksimal 20 km per jam imbas perawatan wesel.

"Kami upayakan secepat mungkin, tetapi ini, kan, proses pengerjaan sarana dan prasarana dari pembangunan keseluruhan di Stasiun Manggarai," katanya. 

Baca juga: Perjalanan KRL Lintas Manggarai Dibatasi 20 Km Per Jam

"Pengerjaan wesel ini diupayakan sesegera mungkin agar pembatasan kecepatannya bisa dicabut, kalau dari sisi keselamatan dan keamanan sudah oke," ujar Eva. 

Eva mengatakan, pengerjaan di Stasiun Manggarai yang menyebabkan antrean masuk KRL baru dapat dikerjakan beberapa hari belakangan, ketika masa Angkutan Lebaran 2019 telah mendekati akhir.

"Kan (pengerjaan) enggak mungkin kami lakukan saat masa Angkutan Lebaran, saat perjalanan kereta api sedang ditambah," katanya. 

Baca juga: Ada Gangguan Perjalanan KRL ke Manggarai, Ini Penjelasan PT KAI

Hambatan perjalanan KRL ini membuat akun media sosial PT KCI banjir keluhan penumpang. Sebagian besar pengguna Twitter, misalnya, mengeluhkan lama waktu antrean KRL jelang Stasiun Manggarai yang dinilai di atas ambang normal.

"Stasiun UI-Manggarai 1,5 jam wuwo," kicau pemilik akun @marlatifa.

"Masuk St.Pasar Minggu ketahan... Masuk St.Tebet ketahan.... Masuk St.Manggarai ketahan.... Tua di jalan saya......" kicau pemilik akun @wirashalci.

Baca juga: Dua KRL Bekasi Hanya Sampai Stasiun Manggarai, Ini Penjelasan KCI

"Kenapa akhir-akhir ini ngantri untuk masuk tiap stasiun makin lama ya? Ini dari Stasiun Tanjung Barat aja mau masuk Pasar Minggu ngantri terosss, sampe Manggarai ada kali setengah jam lebih," kicau pemilik akun @aginaaomi.

"Kalibata - Manggarai jurusan Jatinegara masa 1 jam, 1 jam biasanya udah sampe Tanah Abang," kicau pemilik akun @antiwulandari.

Menanggapi ramainya komentar penumpang, akun resmi Twitter PT KCI @CommuterLine menyebut secara spesifik bahwa pembatasan kecepatan KRL disebabkan oleh perawatan wesel Stasiun Manggarai.

Baca juga: PT KCI Tambah 14 Perjalanan KRL Lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok

"Sehubungan adanya perawatan wesel Stasiun Manggarai, demi keamanan dan keselamatan perjalanan KA dibatasi dengan kecepatan 20 km/jam," tulis akun tersebut, Senin siang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran yang Landa 15 Kios di Bekasi

Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran yang Landa 15 Kios di Bekasi

Megapolitan
Kebakaran Landa Kios di Sekitar Lapangan Multiguna Bekasi

Kebakaran Landa Kios di Sekitar Lapangan Multiguna Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Depok: Kalau Warga Tak Senang Ada Lagu di Lampu Merah, Ya Kami Cabut...

Wali Kota Depok: Kalau Warga Tak Senang Ada Lagu di Lampu Merah, Ya Kami Cabut...

Megapolitan
Rem Blong, Truk Trailer Tabrak Beton Pembatas Gerbang Tol Cililitan

Rem Blong, Truk Trailer Tabrak Beton Pembatas Gerbang Tol Cililitan

Megapolitan
Ridwan Kamil Perkenalkan Program 'Layad Rawat' dan 'Quick Response' ke Depok

Ridwan Kamil Perkenalkan Program 'Layad Rawat' dan 'Quick Response' ke Depok

Megapolitan
Jika Diizinkan, Youtuber Rius Vernandes Berencana Review Kabin First Class Garuda Indonesia

Jika Diizinkan, Youtuber Rius Vernandes Berencana Review Kabin First Class Garuda Indonesia

Megapolitan
Colong 'Tape' Milik Salon Kecantikan, Pemuda 22 Tahun Diringkus Polisi

Colong 'Tape' Milik Salon Kecantikan, Pemuda 22 Tahun Diringkus Polisi

Megapolitan
Ridwan Kamil: Satu-satu, Sekarang Fokus Urus Macet Kota Depok Dulu...

Ridwan Kamil: Satu-satu, Sekarang Fokus Urus Macet Kota Depok Dulu...

Megapolitan
Dishub Kota Bekasi Minta Pembangunan Overpass Ahmad Yani Tak Ganggu Rekayasa Lalin

Dishub Kota Bekasi Minta Pembangunan Overpass Ahmad Yani Tak Ganggu Rekayasa Lalin

Megapolitan
Truk Sampah DKI Tabrak Ojek Online hingga Tewas

Truk Sampah DKI Tabrak Ojek Online hingga Tewas

Megapolitan
Pertama Kalinya, Lebaran Betawi Tahun Ini Dimeriahkan Parade Budaya

Pertama Kalinya, Lebaran Betawi Tahun Ini Dimeriahkan Parade Budaya

Megapolitan
Dilaporkan Garuda Indonesia, Youtuber Rius Vernandes Trauma untuk Kembali Review Maskapai

Dilaporkan Garuda Indonesia, Youtuber Rius Vernandes Trauma untuk Kembali Review Maskapai

Megapolitan
Ada Parade Budaya Lebaran Betawi Minggu Ini, Dishub Rekayasa Lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan

Ada Parade Budaya Lebaran Betawi Minggu Ini, Dishub Rekayasa Lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan

Megapolitan
Polisi Sebut Tak Ada Korban Saat Tawuran di Depan Samsat Jakarta Barat

Polisi Sebut Tak Ada Korban Saat Tawuran di Depan Samsat Jakarta Barat

Megapolitan
Pengacara Ungkap Hal Janggal dalam Laporan Sekarga terhadap Youtuber Rius Vernandes

Pengacara Ungkap Hal Janggal dalam Laporan Sekarga terhadap Youtuber Rius Vernandes

Megapolitan
Close Ads X